Mengenal Infeksi Jamur Hitam, Tewaskan 4.300 Orang

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 481 2445259 mengenal-infeksi-jamur-hitam-tewaskan-4-300-orang-iBKsxCgSEY.jpg Infeksi jamur hitam (Foto: BBC)

DI tengah pandemi Covid-19 yang belum usai, India harus dihadapkan oleh serangan penyakit infeksi lainnya yang mengerikan. Ya India harus menghadapi infeksi jamur hitam yang menewaskan 4.300 orang lebih.

Dari laporan Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya, India diketahui baru saja melaporkan sebanyak 45.374 kasus infeksi langka, yang disebut dengan nama mucormycosis alias jamur hitam.

 mengalami infeksi

Mengutip CDC, mucormycosis atau jamur hitam ini adalah infeksi jamur serius tetapi langka yang disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut mucormycetes. Jamur ini hidup di seluruh lingkungan.

Mucormycosis terutama menyerang orang yang memiliki masalah kesehatan atau minum obat yang menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan kuman dan penyakit.

Infeksi ini disebutkan paling sering mempengaruhi sinus atau paru-paru setelah menghirup spora jamur dari udara. Bisa juga menyerang kulit setelah luka, luka bakar, atau jenis cedera kulit lainnya.

Berhubungan dengan infeksi Covid-19, infeksi jamur hitam tersebut juga mempengaruhi hidung, mata dan terkadang juga otak. Biasanya menyerang 12 hingga 18 hari pasca pulih dari Covid-19.

Seperti dilansir BBC, Sabtu (24/7/2021) dokter mengatakan jamur memiliki hubungan dengan steroid yang digunakan untuk mengobati Covid-19 serta penderita diabetes berada pada resiko tertentu. Untuk terapi pengobatan Covid-19, steroid digunakan untuk mengurangi peradangan di paru-paru dan tampaknya juga membantu menghentikan beberapa kerusakan yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bekerja berlebihan untuk melawan virus corona.

Tapi di satu sisi, steroid tersebut juga dapat mengurangi kekebalan dan meningkatkan kadar gula darah baik pada penderita diabetes maupun pasien Covid-19 yang non-diabetes.

Diperkirakan, kondisi penurunan kekebalan inilah yang bisa memicu kasus mucormycosis pada penderita diabetes atau orang-orang dengan gangguan kekebalan yang parah, seperti pasien kanker atau orang dengan HIV/ADS.

Sementara itu, di India sendiri diketahui Maharashtra dan Gujarat menjadi dua negara bagian yang terkena dampak paling parah dari penyakit infeksi jamur hitam ini. Sebab sudah merenggut nyawa sebanyak 1.785 orang.

Dokter Raghuraj Hegde, ahli bedah mata yang merawat pasien infeksi jamur hitam di India menyebutkan kematian karena infeksi ini biasanya terjadi hanya dalam waktu hitungan bulan.

“Biasanya, kematian pada mucormycosis terjadi berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah terkena penyakit. Sistem kami saat ini tidak bagus untuk menangkap data itu,” ujar Dokter Raghuraj Hegde.

Menurut Dr. Akshay Nair, banyak juga pasien yang sudah sempat dirawat di rumah sakit lalu pulang kemudian kembali lagi ke rumah sakit dalam keadaan infeksi yang sudah menyebar luas ke organ lain.

“Kami melihat pasien yang dirawat secara intensif untuk penyakit ini, keluar dari rumah sakit lalu kembali dengan infeksi berulang yang bermanifestasi dalam penyebaran penyakit yang lebih luas di mata atau otak," kata Dr Akshay Nair.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini