Pesan Penyintas Covid-19 ke Pasien Isoman: Kuncinya Berpikir Positif

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 481 2445385 pesan-penyintas-covid-19-ke-pasien-isoman-kuncinya-berpikir-positif-KGljk2jq9m.jpg Penyintas Covid-19 (Foto: Avirista/Okezone)

MELONJAKNYA kasus Covid-19 di Malang membuat sejumlah penyintas ramai - ramai memberikan pesan kepada pasien yang terpapar. Para penyintas ini datang dari beragam latar belakang, mulai dari warga biasa hingga ASN di Pemkot Malang ramai-ramai menguatkan pasien Covid-19 lain yang tengah dirawat maupun menjalani isolasi mandiri di rumah bersama istri dan anak yang juga terpapar Covid-19.

Penyintas Covid-19 Harto Sutiyo menuturkan, perjuangan menguatkan imun, pikiran positif, dan iman jadi kunci kesembuhannya melawan Covid-19.

Kendati diakuinya, ia sempat mengalami gejala sesak napas dan anosmia atau gejala kehilangan indera penciuman. Namun pria warga Kelurahan Bakalan Krajan, tetap optimis dan berpikir positif bisa sembuh.

memberi makan penderita Covid-19 

Setiap hari ia berjemur diri mulai pukul 09.00 - 13.30 WIB dan rutin mengonsumsi minuman rempah-rempah serta madu. Memaksakan diri untuk makan juga disebut Harto penting supaya imunitas tubuh terbentuk, apalagi gejala Covid-19 yang dialaminya memang membuat tubuh seolah malas mengonsumsi makanan.

"Memaksakan diri agar makanan bisa masuk ke lambung. Dengan cara itu, maka imun akan meningkat. Jika imun naik, maka proses kesembuhan sudah semakin dekat. Pikiran juga tidak boleh terlalu stres," ucap dia.

Setelah menjalani isolasi mandiri hampir dua minggu lebih, ia akhirnya dinyatakan sembuh dan bisa kembali beraktivitas normal.

"Setelah menjalani isoman, Alhamdulillah saat ini saya sudah fit dan negatif Covid-19. Semoga kita semua dikasih kesehatan, panjang umur, dan terhindar dari segala penyakit. Selalu berdoa kepada Tuhan, semoga Tuhan selalu melindungi kita,” ungkapnya.

Penyintas Covid-19 lainnya yang juga Sekretaris Lurah Bandulan Mutho' Shobiri mengungkapkan, ia juga terpapar Covid-19 bahkan sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit. Ia meningkatkan daya tahan tubuhnya dengan mengonsumsi vitamin dan meminum obat dari dokter.

“Saya menerapkan pola hidup sehat serta makan makanan yang bergizi. Walaupun pada waktu itu indra perasa dan penciuman saya hilang, saya juga berjemur di pagi hari,” ceritanya.

Penyintas Covid-19 Sekretaris Lurah Bandulan Mutho' Shobiri mengatakan, saat dirinya terpapar Covid-19, ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang.

Setelah dinyatakan sembuh ia menyampaikan pesan ke masyarakat yang masih berjuang melawan Covid-19 agar tetap berpikir positif, semangat, dan optimis bisa sembuh.

Dia mengimbau mereka yang belum terpapar Covid-19 juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan, serta selalu berdoa agar tetap diberi kesehatan dan kesembuhan.

Di tempat terpisah penyintas Covid-19 lainnya Erwin Mulyo menyebutkan, kunci kesembuhan dari Covid-19 adalah berpikir positif dan semangat untuk bisa sembuh. Bila hal itu sudah tumbuh ia menyebut semuanya akan mudah ke depannya.

"Menjaga pikiran tetap positif menjadi hal yang penting dalam proses sembuh dari Covid-19. Karena pikiran akan memengaruhi kondisi mental dan psikis, sehingga naik atau turunnya imun tergantung dari pikiran,” terang warga Kelurahan Dinoyo ini.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini