Gotong Royong Bagian dari Kehidupan Masyarakat Indonesia, Perlu Ditingkatkan di Masa Pandemi

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Minggu 25 Juli 2021 07:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 612 2445496 gotong-royong-bagian-dari-kehidupan-masyarakat-indonesia-perlu-ditingkatkan-di-masa-pandemi-CLlRzmSvXx.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

SOLIDARITAS sosial masyarakat selama pandemi sangat meningkat. Semua kalangan saling membantu, baik anak muda maupun orang tua.

Indonesia bahkan dinobatkan sebagai negara dengan kedermawanan tertinggi di Dunia oleh Charities Aid Foundation. Di dalam rilis World Giving Index 2021 disebutkan bahwa 8 dari 10 masyarakat Indonesia menyumbangkan uangnya pada 2021.

Terbukti, masyarakat di Pulau Jawa hingga Pulau Sulawesi berbondong-bondong saling membantu untuk meringankan beban selama pandemi. Terlebih di masa PPKM Mikro Darurat ini, tak sedikit masyarakat yang kekurangan pendapatan.

Diakui Wahyu Aji dari GNFI, masyarakat Indonesia suka bergotong royong sejak dulu. Bedanya sekarang disebut dengan kolaborasi.

 pandemi

“Contohnya,orang yang mau membantu dengan oksigen, terus ada yang mau memberikan rumahnya untuk jadi tempat isoman, dan lain sebagainya. Sebenernya itu inisiatif-inisiatif yang seharusnya kita semua menyaksikan di sekitar kita,” ujar Wahyu dalam acara Gerakan Solidaritas Masyarakat” Lembaga Survei KedaiKOpi, Kamis 17 Juli 2021.

Warna-warni pandemi juga menggerakkan solidaritas dari banyak kalangan. Misalnya adalah BTS ARMY Indonesia, istilah untuk penggemar grup musik BTS yang menggelar sejumlah kegiatan donasi pandemi.

"Sebetulnya kalau solidaritas, sudah dibentuk dari 2018 dan setiap tahun baik donasi maupun global kemudian kerja sama di organisasi fanbase lokal, tertarik isu mana jadi ini lintas sektor lintas usia," kata Karlina Octaviany dari BTS Army Indonesia.

Ia melanjutkan bahwa anggota kominitas punya berbagai latar belakang profesi dan pekerjaan. Sehingga dalam setiap menggalang solidaritas, Karlina mengaku bahwa bantuan yang diberikan akan lebih tepat sasaran.

Sudirman Said pun mengapresiasi solidaritas anak muda yang meringankan masyarakat untuk menghadapi pandemi Covid-19. Tokoh kemanusiaan ini berujar bahwa solidaritas sosial warga perlu dikuatkan dengan kepemimpinan bangsa yang mengedepankan sisi intrinsik, yaitu sisi kerendah-hatian, layanan, dan kejujuran.

"Hasil dari kepemimpinan dengan sisi intrinsik adalah penghormatan dan kerelaan untuk bergerak bersama," tambah Sudirman Said.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini