Ketua Satgas IDI Sebut Wajar PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Alasannya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 26 Juli 2021 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 481 2445925 ketua-satgas-idi-sebut-wajar-ppkm-level-4-diperpanjang-ini-alasannya-fF0aaYgkfu.jpg Ilustrasi PPKM Level 4 diperpanjang. (Foto: Fernandozhiminaicela/Pixabay)

PRESIDEN Joko Widodo resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Level 4 (sebelumnya dikenal PPKM Darurat). Perpanjangan dilakukan mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

"Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi, dan dinamika sosial; saya memutuskan melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021," terang Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, saat konferensi pers virtual di akun YouTube Sekretariat Presiden, belum lama ini.

Baca juga: Benarkah Covid-19 Tidak Bisa Hilang Sepenuhnya? Ini Penjelasan Ahli 

Keputusan tersebut diambil karena terjadi tren perbaikan dalam menangani pandemi covid-19, mulai laju kenaikan kasus, BOR, dan positivity rate yang mulai menunjukkan tren penurunan di beberapa provinsi di Pulau Jawa.

Meski terjadi tren penurunan, Kepala Negara mengingatkan bahaya varian delta covid-19 yang sangat menular. Untuk itu, dia meminta semua orang lebih berhati-hati dan memperketat protokol kesehatan.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Profesor Zubairi Djoerban menyatakan kebijakan memperpanjang PPKM Level 4 adalah hal yang wajar.

"Dokter dan tenaga kesehatan kewalahan, pasien kritis sulit cari rumah sakit, serta positivity rate pun masih tinggi. Jadi, wajar PPKM Darurat (PPKM Level 4) diperpanjang," terang dia melalui unggahan di akun Twitter-nya, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ketua IDI Ungkap Kesalahan Umum saat Isolasi Mandiri: Ketika ke RS Sudah Terlambat 

Prof Beri –sapaan akrabnya– melanjutkan, dengan keluarnya keputusan PPKM Level 4 diperpanjang, diharapkan negara berbenah agar pandemi covid-19 ini benar-benar terkendali dengan baik.

"Semoga keputusan ini memberi waktu bagi negara mempersiapkan diri dan bisa konsisten dalam mengawasi sektor-sektor yang diperlonggar," tambahnya.

Penyesuaian baru yang diberlakukan pada PPKM Level 4 itu sendiri antara lain:

1. Pasar rakyat yang menjual bahan kehidupan sehari-hari dipersilakan buka seperti biasa dengan protokol kesehatan ketat. Lalu, pasar rakyat selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimum 50 persen sampai pukul 15.00, pengaturan lebih lanjut diatur pemerintah daerah.

Baca juga: Waspadai Long Covid-19, Tubuh Belum Fit meski Sudah Sembuh 

2. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain sejenis, diizinkan buka dengan prokes ketat sampai pukul 21.00, yang aturan teknisnya diatur pemda.

3. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki lapak terbuka diizinkan buka sampai pukul 20.00 dan waktu makan dibatasi 20 menit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini