Menkes Budi: Kebutuhan Obat Terapi Covid-19 Naik 12 Kali Lipat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 26 Juli 2021 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 481 2446313 menkes-budi-kebutuhan-obat-terapi-covid-19-naik-12-kali-lipat-nqEGCMWZZ6.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

SAMPAI saat ini belum ada obat pasti untuk memyembuhkan pasien Covid-19. Hingga kini, obat terapi Covid-19 digunakan untuk membantu proses penyembuhan pasien.

Kasus Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi membuat kebutuhan obat terapi Covid-19 pun meningkat. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Bahkan, menurut Menkes Budi besaran kenaikan kebutuhan obat terapi Covid-19 mencapai 12 kali lipat.

Menkes Budi

"Sejak 1 Juni sampai sekarang telah terjadi kenaikan yang luar biasa dari kebutuhan obat-obatan, sekira 12 kali lipat," ujar Menkes Budi dalam sesi jumpa pers, Senin (26/7/2021).

Baca Juga : Menkes Budi: 45 Juta Dosis Vaksin Masuk Indonesia di Agustus

Mengatasi persoalan tersebut, Menkes menyebut telah melakukan komunikasi dengan teman-teman di gabungan pengusaha farmasi (GP Farmasi). Selain itu, Menkes mengatakan telah mempersiapkan dengan mengimpor bahan baku obat, memperbesar kapasitas produksi serta mempersiapkan distribusinya.

“Tapi memang diperlukan waktu dari 4-6 minggu agar kapasitas produksi obat dalam negeri kita bisa memenuhi peningkatan kebutuhan obat-obatan sebanyak 12 kali lipat ini," katanya.

Menkes berharap Agustus 2021 sejumlah obat terapi Covd-19 yang paling dicari masyarakat bisa masuk pasar. Di antaranya, Azitromisin, Oseltamivir, maupun Favipiravir.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini