Kerap Menghina Vaksin, Pria Ini pun Terinfeksi Covid-19 hingga Akhirnya Meninggal Dunia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 26 Juli 2021 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 612 2446097 kerap-menghina-vaksin-pria-ini-pun-terinfeksi-covid-19-hingga-akhirnya-meninggal-dunia-k2rh2gMH6s.jpg Ilustrasi pasien covid-19 meninggal dunia. (Foto: Okezone)

SEORANG pria bernama Stephen Harmon (34) gemar menghina atau membuat lelucon terkait vaksin covid-19. Banyak unggahannya di media sosial menyebutkan kalau vaksin covid-19 tidak bermanfaat sama sekali.

"Saya mendapat 99 masalah, tetapi vaksin bukan salah satunya," kata pria asal California, Amerika Serikat, itu melalui unggahan di akun Twitter-nya pada Juni lalu.

Baca juga: Kabar Duka, Ibunda Ade Rai Meninggal Dunia 

Di unggahan lain, dia menghina upaya pemerintah Amerika Serikat memperbanyak cakupan vaksinasi dengan cara 'door to door'. Menurut Harmon, itu usaha yang sia-sia.

Stephen Harmon meninggal terinfeksi covid-19 usai kerap menghina vaksin. (Foto: Instagram Stephen Harmon)

Setelah banyak cuitan tersebar di media sosial, Harmon kena batunya. Ia dinyatakan terinfeksi covid-19 dan mesti dirawat di rumah sakit. Gejala yang dialami lumayan berat dengan pneumonia di paru-paru dan kadar oksigen sangat rendah.

Baca juga: Ini Waktu yang Ideal Konsultasi dengan Dokter saat Isolasi Mandiri 

Akibat kondisi tersebut, Harmon tidak hanya ditempatkan di bangsal biasa, melainkan di ICU, karena membutuhkan ventilator. Di media sosial, pria berusia 34 tahun ini kemudian mengunggah fotonya dengan ventilator dan meminta netizen agar mendoakannya.

"Jika Anda tidak punya keyakinan bahwa Tuhan bisa menyembuhkan saya dari ventilator bodoh ini, lalu mengeluarkan saya dari ICU, itu berarti tidak ada ruang untuk takut dan kurangnya iman," katanya dengan nada keras.

Tidak lama setelah itu, Harmon dinyatakan meninggal dunia akibat infeksi covid-19. Kepergiannya menyisakan duka bagi komunitasnya. Salah satunya disampaikan Brian Houston, seorang pendiri Hillsong Church.

"Harmon adalah pria dermawan dan akan banyak orang merindukannya," ungkap Houston, seperti dikutip dari Nypost, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Isolasi Mandiri Sendirian di Rumah, Tetap Pakai Masker atau Tidak? 

Sementara Dokter Oren Friedman, tim medis yang menangani langsung pasien covid-19 di Sinai Medical Center, Los Angeles, Amerika Serikat, menyebut meninggalnya Harmon sebagai demoralisasi yang luar biasa.

"Hampir semua yang masuk rumah sakit dan mesti dirawat karena kondisi parah adalah orang-orang yang belum divaksinasi covid-19," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini