Waspadai Penyakit Jantung Bawaan pada Anak, Bisa Dikontrol Sebelum Bayi Lahir

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 27 Juli 2021 23:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 481 2446980 waspadai-penyakit-jantung-bawaan-pada-anak-bisa-dikontrol-sebelum-bayi-lahir-zAwauuvADi.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT jantung memang menjadi salah satu Penyakit Komorbid atau penyakit bawaan yang sangat berbahaya jika terkena Covid-19. Pasalnya, Covid-19 akan memperparah kondisi penyakit yang ada dalam tubuh seseorang.

Nah, penyakit komorbid ini pun tidak hanya ada pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Oleh karenanya, anak-anak yang memiliki penyakit komorbid jantung wajib mendapatkan perhatian lebih.

Ketua Terpilih Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Dr. Radityo Prakoso, SpJP(K), FIHA, mengatakan orangtua perlu mengetahui faktor risiko Penyakit Jantung Bawaan (PJB) atau Congenital Heart Disease (CHD) lewat skrining premarital.

"Skrining premarital dan konseling genetik dapat mengidentifikasi dan memodifikasi, melalui pencegahan dan manajemen, beberapa kebiasaan, medis dan faktor risiko lainya yang dapat mempengaruhi hasil kehamilan," kata Dr. Radityo.

Jantung

"Ini juga melibatkan promosi kesehatan wanita dan pasangannya sebelum terjadinya sebuah kehamilan, merupakan pencegahan primer dan langkah penting dalam membentuk masyarakat yang sehat," imbuhnya.

Sebagai informasi, Penyakit Jantung Bawaan (PJB) adalah penyakit jantung yang telah ada sejak lahir akibat pembentukan jantung yang tidak sempurna pada fase awal perkembangan janin di dalam kandungan.

PJB mengakibatkan gangguan aliran darah di dalam ruang jantung sehingga darah yang dipompa tidak mencukupi kebutuhan tubuh, sehingga tanpa kontrol kehamilan yang baik seringkali PJB tidak terdiagnosa sebelum bayi dilahirkan. Pada saat orangtua mengetahui bahwa mereka memiliki bayi, proses perkembangan jantung telah selesai.

Di Indonesia sendiri, menurut data dari PERKI, terdapat 9 dari 1.000 bayi yang lahir dengan PJB.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini