Ajarkan Anak Perilaku Hidup Bersih Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 27 Juli 2021 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 612 2446830 ajarkan-anak-perilaku-hidup-bersih-jelang-pembelajaran-tatap-muka-Nq07Q4HcN1.jpg Ilustrasi. (Foto: Timesofindia)

KAMPENYE perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terus digencarkan di sekoleh-sekolah. Apalagi di masa pandemi ini, pentingnya anak-anak mengubah perilaku menjaga kesehatan dan juga kebersihan.

Anak-anak dianggap kelompok yang paling rendah kesadarannya untuk menerapkan PHBS. Terutama bagi mereka yang terbatas dengan akses air bersih, sabun, dan fasilitas sanitasi.

Karenanya, menyambut pembelajaran tatap muka ke depan, anak-anak harus sudah mantap mengubah kegiatan sehari-hari dengan PHBS. Salah satu yang penting yaitu mencuci tangan dengan sabun, ditambah dengan upaya protokol kesehatan Covid-19.

 cuci tangan

"Anak-anak didorong untuk berkomitmen melalui ikrar 3M dan mempromosikan 3M ke keluarga dan lingkungan terdekat," ujar Saniya Niska dari Hygiene and Behaviour Change Coalition (HBCC), saat webinar Katadata X SNV. 

Guru MIN 2 Sleman Adib Kurniawan menambahkan, jika tidak bisa tatap muka untuk kampanye PHBS, maka penggunaan media digital bisa jadi solusi. Peran orangtua dalam mendampingi anak juga sangat dibutuhkan.

"Tentunya peran orang tua dan guru dalam mendampingi anak-anak serta mendorong praktik 3M di lingkungan rumah," tambahnya.

Sementara itu, Ismene Stalpers dan SNV Indonesia menanggapi, banyak pihak yang perlu dilibatkan di sini. Dalam mencegah penyebaran Covid-19, PHBS penting diterapkan walau terkesan sederhana.

"Edukasi ini sangat penting dan perlu dikoordinasikan oleh banyak pihak, terutama Pemerintah Daerah untuk melibatkan para guru, orangtua edukasi PHBS,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini