Bolehkah Minum Obat Terapi Covid-19 Bersamaan dengan Herbal?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 481 2447266 bolehkah-minum-obat-terapi-covid-19-bersamaan-dengan-herbal-djTCajgXJy.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

SELAMA masa pandemi Covid-19, obat-obatan menjadi salah satu barang yang paling banayk diburu oleh masyarakat. Banyak masyarakat tanpa gejala dan bergejala ringan yang melakukan isolasi mandiri membeli berbagai macam obat yang dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga bisa melawan infeksi Covid-19 secara cepat.

Tak sedikit masyarakat yang melirik obat-obatan herbal sebagai salah satu alternatif untuk menunjang penyembuhan dari Covid-19. Sebab obat herbal dianggap lebih aman untuk digunakan sebab terbuat dari bahan-bahan alami yang lebih ramah untuk tubuh. Lantas bolehkan konsumsi obat untuk pengobatan Covid-19 bersamaan dengan herbal?

Obat Terapi Covid-19

Menjawab hal tersebut Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i mengatakan boleh atau tidaknya mengonsumsi herbal bersamaan dengan obat terapi Covid-19 tergantung dari jenis obat tersebut. Sebab, obat herbal ini terdiri dari berbagai jenis yang cakupannya sangat luas.

“Tergantung. Herbalnya ini seperti apa? Ada juga herbal yang mengandung steroid. Jadi semuanya tergantung obat herbalnya apa, sejauh apa penelitiannya, dan kalau bisa dikonsultasikan juga dan kalau bisa hindari mengonsumsinya berbarengan. Idealnya diberi jeda sekira 3-4 jam,” kata dr. Fajri dalam sesi wawancara dengan Inews beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Menkes Budi: Kebutuhan Obat Terapi Covid-19 Naik 12 Kali Lipat

Ia menambahkan bahwa masyarakat harus berhati-hati dengan obat herbal yang mengandung steroid. Sebab dalam kondisi tertentu, pasien Covid-19 justru harus menghindari asupan steroid karena justru bisa membawa dampak negatif pada tubuh.

“Sebab nantinya akan memperburuk keadaan karena merusak sistem imun atau kekebalan tubuh untuk menyerang virus (menekan sistem imun) yang ujungnya akan membuat kondisi menjadi semakin berat,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini