Sedih, Sebanyak 598 Dokter Gugur Melawan Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 481 2447434 sedih-sebanyak-598-dokter-gugur-melawan-covid-19-9Ib2EKDsNf.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Chilliwack)

TIM Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat sebanyak 598 dokter meninggal dunia akibat Covid-19 sejak awal pandemi hingga 27 Juli 2021.

Tentu, ini menjadi informasi yang sangat menyedihkan di samping angka kematian kasus Covid-19 secara general juga terus bertambah setiap harinya.

Dari 598 dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19, dokter umum tercatat paling banyak dengan angka 319 kasus, dengan 5 di antaranya merupakan guru besar. Setelah itu, ada dokter spesialis (270 dokter dengan 29 di antaranya guru besar), dan dokter residen (9 dokter).

 dokter

Untuk dokter spesialisnya sendiri, paling tinggi angka kematiannya adalah dokter obstetri dan ginekologi dengan 43 kasus, dokter anak (33), dokter penyakit dalam (30), dokter bedah (18), dan dokter anestesi (16).

Terkait dengan kasus per wilayah, dokter di Jawa Timur tercatat paling banyak yang meninggal dunia dengan jumlah 127 kasus. Lalu ada DKI Jakarta (92), Jawa Tengah (89), Jawa Barat (83), Sumatera Utara (41), dan Sulawesi Selatan-Barat (27).

Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi Dokter IDI, dr Mahesa Paranadipa Maikel pun menerangkan bahwa angka kematian dokter ini sungguh memilukan. Pejuang hilir banyak yang gugur melawan Covid-19.

"Melihat angka ini, tersayat hati kami bahwa banyak guru-guru kami, teman sejawat, adik-adik kami yang tengah menempuh residen - pendidikan spesialis, harus gugur selama pertarungan melawan Covid-19," terangnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (28/7/2021).

Ia pun berharap agar masyarakat maupun rekan dokter dan tenaga kesehatan semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, dr Mahesa sangat meminta kepada masyarakat untuk mau divaksin demi keselamatan bersama.

"Ayo divaksin demi keselamatan bersama. Kita semua bisa menyelamatkan bangsa dengan saling disiplin menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi," tambahnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini