Mantan Atlet Ungkap Kondisi Seks Bebas yang Terjadi di Olimpiade

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 02:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 612 2447004 mantan-atlet-ungkap-kondisi-seks-bebas-yang-terjadi-di-olimpiade-ZxamoE8qkd.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Sang mantan atlet ini juga mengklaim bahwa di Desa Olimpiade sangat normal sekali jika Anda diajak untuk datang ke suatu pesta, yang tentu saja di dalamnya ada alkohol.

Seks dan Desa Olimpiade adalah hal yang sudah tak asing di telinga para atlet. Terlebih, saat penyelenggara membagikan kondom kepada atlet yang mana budaya ini sudah dijalankan sejak Olimpiade Seoul pada 1988. Bahkan, pada Olimpiade Rio di 2016, pihak penyelenggara membagikan 450.000 kondom kepada para atlet.

Di Olimpiade Tokyo 2020 ini pun pihak penyelenggara diketahui membagikan 160.000 kondom untuk 11.000 atlet, meski pihak panitia berdalih itu hanya oleh-oleh, bukan untuk dipakai karena keadaan pandemi.

"Pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 membagikan kondom ke atlet hanya sebagai oleh-oleh dan bentuk awareness pentingnya kondom dalam upaya mencegah HIV dan AIDS," kata laporan itu.

"Ada banyak aktivitas seks yang terjadi di Desa Olimpiade," terang kiper sepak bola Amerika, Hope Solo kepada ESPN pada 2021. "Bahkan, saya bisa melihat atlet berhubungan badan di tempat terbuka, di rerumputan, di antara gedung-gedung," ceritanya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini