Masih Ada Masyarakat Aceh yang Paksa Dokter Keluarkan Surat Tak Layak Vaksin

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 612 2447755 masih-ada-masyarakat-aceh-yang-paksa-dokter-keluarkan-surat-tak-layak-vaksin-QolAMOrJXR.jpg Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PROGRAM vaksinasi Covid-19 memang tengah didorong di seluruh daerah. Meskipun sudah menjadi program nasional, sayang vaksinasi Covid-19 masih belum mencapai target.

Ada beberapa kondisi yang membuat program vaksinasi sulit tercapai. Seperti di Aceh yang punya ceritanya sendiri. Beda dengan wilayah lain, di Aceh program vaksinasi belum cukup merata pemberiannya.

"Di kalangan dokter dan nakes, cakupan vaksinasi Covid-19 sangat baik, tapi kalau bicara masyarakat, masih belum begitu merata. Bahkan, ada beberapa warga menolaknya," terang perwakilan Ikatan Dokter Indonesia wilayah Aceh, dr Safrizal Rahman, dalam konferensi pers virtual.

Karena masih banyak warga menolak vaksin Covid-19, dr Safrizal berharap agar pemerintah berkolaborasi dengan Majelis Ulama untuk semakin mengedukasi masyarakat terkait pentingnya melindungi diri dari wabah, salah satunya mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Peran pemuka agama masih cukup kuat di sini, untuk itu kolaborasi dengan majelis ulama sangat dibutuhkan," katanya.

Dokter Safrizal melanjutkan, fenomena dokter ditekan untuk memberikan surat tak layak divaksin Covid-19 pun masih terjadi di Aceh. Jadi, masyarakat datang ke dokter lalu meminta surat keterangan tidak layak divaksin.

"Upaya semacam itu harus disikapi serius. Kami pun mengimbau kepada semua dokter untuk tidak mudah memberikan surat tidak layak divaksin Covid-19," ujarnya.

"Surat tersebut mesti keluar berdasar pemeriksaan yang intens dan memang sesuai fakta kondisi kesehatan. Jangan kemudian surat keterangan tidak layak divaksin keluarga hanya karena desakan masyarakat," tambahnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini