Ragu Anak Divaksin Covid-19? IDAI Jelaskan Pentingnya Vaksinasi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 481 2448237 ragu-anak-divaksin-covid-19-idai-jelaskan-pentingnya-vaksinasi-sqODcIcEWm.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

PANDEMI Covid-19 yang menyerang Tanah Air menyerang tanpa pandang bulu. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun menjadi korban Covid-19. Ketua Satgas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Eva Devita Harmoniati, SpA(K) mengatakan 1 dari 8 orang yang terinfeksi Covid-19 adalah anak. Gejala klinis Covid-19 pada anak sama dengan orang dewasa bisa ringan sampai berat dan menyebabkan kematian.

Namun, fakta menarik lainnya adalah sebanyak 20% anak yang terinfeksi Covid-19 bisa tidak menunjukkan gejala klinis, sehingga berpotensi menjadi silent spreader bagi orang-orang terdekat yang ada di sekitarnya. Sayangnya saat ini masih banyak orangtua yang belum paham akan pentingnya vaksinasi Covid-19 pada anak untuk mencegah penularan virus.

vaksinasi covid-19

Sebagaimana diketahui saat ini masih banyak orangtua yang melarang anaknya utnuk divaksinasi karena takut dengan bahaya dan efek samping yang ditimbulkan. Sebab banyak kabar hoaks yang beredar di masyarakat yang menyebut vaksinasi bisa menyebabkan kematian. Menanggapi hal tersebut dr. Eva mencoba menjelaskan kembali mengenai manfaat utama imunisasi aktif/vaksinasi.

“Imunisasi adalah upaya untuk menimbulkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Jika seseorang terpapar dengan penyakit tersebut, maka dampaknya bisa menjadi tidak sakit atau hanay mengalami sakit ringan. Imunisasi juga dibagi menjadi dua jenis yakni imunisasi pasif dan imunisasi aktif atau vaksinasi,” tutur dr. Eva, dalam Media Briefing ‘Suara Anak Tentang Vaksin’, kemarin.

Baca Juga : Vaksinasi Usia 12-17 Tahun, Cek Syarat dan Kondisi Anak Sebelum Disuntik

Perlu diingat oleh masyarakat bahwa vaksin bukanlah obat, melainkan upaya untuk mencegah tingkat keparahan bila terinfeksi Covid-19. Vaksin terdiri dari tiga jenis, yakni dari virus atau bakteri yang sudah dimatikan (Inactivated Virus), komponen virus dan bakteri (mRNA), dan virus atau bakteri hidup yang telah dilemahkan.

“Imunisasi penting untuk masyarakat karena dapat melindungi terhadap penyakit infeksi berat. Semakin banyak orang yang diimunisasi maka akan semakin banyak pula orang yang terlindungi. Selain itu imunisasi juga dapat mencegah penularan penyakit pada anak-anak atau orang dengan kondisi tertentu yang tidak dapat diimunisasi,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa dampak imunisasi yang paling signifikan dan dapat dibuktikan adalah dengan menurunnya tingkat kematian akibat berbagai infeksi berbahaya, salah satunya Covid-19.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini