Ilmuwan: Vaksin Selamatkan 50 Juta Nyawa, Tapi Covid-19 Ancam Kemajuan di Masa Depan

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 481 2448244 ilmuwan-vaksin-selamatkan-50-juta-nyawa-tapi-covid-19-ancam-kemajuan-di-masa-depan-tV4VPHck7y.jpg Ilustrasi (Foto : News Medical)

MENURUT sebuah penelitian, selama 20 tahun terakhir program vaksinasi terhadap berbagai penyakit paling mematikan telah menyelematkan puluhan juta nyawa orang di dunia. Namun, para peneliti memperingatkan bahwa kemajuan yang berkelanjutan terancam oleh pandemi Covid-19.

Para ilmuwan dari Vaccine Impact Modelling Consortium (“Konsorsium Pemodelan Dampak Vaksin”), yang didanai oleh Gavi, Aliansi Vaksin, dan Yayasan Bill & Melinda Gates, mengamati program vaksinasi selama dua dekade terakhir yang menarget sepuluh penyakit menular di 112 negara berpenghasilan rendah dan menengah.

vaksinasi covid-19

Mereka menemukan, sekira 50 juta nyawa telah diselamatkan oleh vaksin, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak. Penyakit yang diamati oleh para peneliti itu termasuk campak, hepatitis B, human papillomavirus (HPV), demam kuning, Haemophilus influenzae tipe b, Streptococcus pneumoniae, rubella, rotavirus, Neisseria meningitidis serogrup A, dan Japanese ensefalitis.

Baca Juga : Vaksinasi Usia 12-17 Tahun, Cek Syarat dan Kondisi Anak Sebelum Disuntik

Studi itu merupakan penilaian terbesar terhadap dampak vaksin sebelum dimulainya pandemi Covid-19. Dr. Katy Gaythorpe, salah seorang penulis laporan itu di Imperial College London, mengatakan kepada VOA bahwa keberhasilan dua dekade terakhir akan direplikasi jika kemajuan dalam program vaksinasi dapat dipertahankan.

Program imunisasi juga telah memberikan manfaat di luar pencegahan penyakit-penyakit tertentu. Tetapi para peneliti memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 telah mengganggu program vaksinasi dan dapat menyebabkan penurunan cakupannya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini