Vaksin dan Layanan Kesehatan Gratis, Kenapa Tidak Dimanfaatkan?

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 481 2448580 vaksin-dan-layan-kesehatan-gratis-kenapa-tidak-dimanfaatkan-Mihb6uUUcj.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

VAKSINASI Covid-19 untuk umum diberikan secara gratis. Begitu juga dengan layanan pascavaksin, para tenaga medis yang telah ditunjuk akan memantau segala efek samping jika dirasakan seseorang. 

Saat ini, sudah lebih dari 19,6 juta masyarakat Indonesia telah mendapat vaksin Covid-19 dua dosis. Sementara lebih dari 46,2 juta jiwa baru menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

Pada tingkat lapangan, pelayanan vaksinasi Covid-19 menjadi kunci strategi pencapaian kekebalan komunal. Targetnya lebih 180 juta akseptor vaksin untuk mengurangi lonjakan penularan kasus saat ini.

Kabar baiknya, hingga saat ini inisiatif ini telah melayani lebih dari ratusan ribu akseptor vaksin yang tersebar di 8 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. Banyak sektor ikut menyukseskan program pemerintah, terutama dalam memberikan pelayanan vaksinasi.

 vaksin

Bahkan ada empat provinsi, yakni DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Bali, dan Sulawesi Utara sudah mencapai cakupan vaksinasi diatas 50%. Harapannya banyak wilayah-wilayah juga mencapai hal yang sama dalam waktu dekat ini.

Dikatakan Ellies Kiswoto dari Technoplast, pasokan vaksin sejauh ini aman, termasuk fasilitas pendukungnya, seperti kotak vaksin di sentra pelayanan vaksinasi. Layanan ini pun mampu dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Termasuk untuk menjaga keamanan, efektivitas, dan kualitas vaksin selama proses vaksinasi hingga penyimpanan," ujarnya lewat keterangan resmi.

Sementara itu, ditegaskan Adeline Hindarto dari Halodoc, layanan vaksinasi Covid-19 gratis bagi masyarakat di manapun. Tak perlu khawatir, keamanan serta kualitas vaksin yang diterima masyarakat terjamin aman.

"Kami mengapresiasi dukungan para pihak terhadap pelaksanaan layanan vaksinasi Covid-19 gratis bagi masyarakat," tambah Adeline.

Ia meminta agar masyarakat pergi ke sentra vaksinasi Covid-19 yang resmi ditunjuk Kementerian Kesehatan. Selain itu, jika ada informasi hoax terkait vaksin Covid-19, termasuk tentang efek sampingnya, jangan mudah percaya.

"Jadi, manfaatkan layanan kesehatan digital yang dapat membantu bila ada gejala yang timbul setelah vaksin," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini