CDC Sebut Penularan Covid-19 Varian Delta Bisa 'Semudah Cacar Air'

Agregasi VOA, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 481 2448774 cdc-sebut-penularan-covid-19-varian-delta-bisa-semudah-cacar-air-amxSJ9PShZ.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

MENURUT laporan Kementeran Kesehatan RI, Covid-19 Varian Delta telah menyebar hampir di seluruh provinsi Indonesia. Hal itu ditegaskan Juru Bicara Kementrian Kesehatan Siti Nadia dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, baru-baru ini.

Siti Nadia mengatakan, Varian Delta ini sudah mendominasi sebesar 86% spesimen yang dilakukan sequencing dalam 60 hari terakhir, yang berasal dari 24 provinsi. Sehingga, lanjut dia, Corona varian Delta menjadi perhatian pemerintah. Sebab, varian ini menular secara cepat dan menjadi salah satu faktor tingginya angka kematian.

”Hal ini tentunya menjadi perhatian kita bersama, bahwa potensi penularan di masyarakat akibat varian ini sangat tinggi dan menjadi salah satu faktor peningkatan kematian,” ujarnya.

Varian Delta

Sementara itu, penyebaran Varian Delta memang tengah menjadi perhatian dunia. Menurut laporan yang dimuat di Washington Post dan New York Times, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), mengungkapkan varian Delta virus corona yang dapat menular “semudah cacar air” oleh orang-orang yang telah maupun tidak divaksinasi.

Dokumen yang dilaporkan kedua surat kabar itu adalah presentasi slide yang didistribusikan kepada para pejabat CDC. Presentasi itu merinci berbagai kesulitan yang dihadapi badan itu dalam meyakinkan sebagian populasi untuk divaksinasi dan mengenakan masker.

Baca Juga : Perjalanan Varian Delta Plus Masuk ke Indonesia

Presentasi itu mendesak para pejabat CDC untuk membuat pesan-pesan layanan masyarakat yang “menekankan vaksinasi sebagai pertahanan terbaik dalam menghadapi varian virus corona yang sangat menular sampai-sampai ini seperti virus baru yang berbeda, berpindah dari target ke target dengan lebih cepat daripada Ebola atau flu biasa.”

Dengan varian Delta virus corona yang menyebar cepat di berbagai penjuru negeri, Presiden AS Joe Biden telah mengumumkan bahwa pegawai sipil pemerintah federal harus divaksinasi atau melakukan tes rutin dan mengenakan masker.

“Setiap pegawai pemerintah federal akan diminta untuk membuktikan status vaksinasi mereka,” kata Biden, Kamis (29/7) dalam pidato dari Ruang Timur di Gedung Putih.

“Siapapun yang tidak menunjukkan bukti atau tidak divaksinasi akan diwajibkan untuk mengenakan masker, tak peduli di manapun mereka bekerja, dites satu atau dua kali sepekan untuk mengetahui apakah mereka telah terjangkit COVID, menerapkan social distancing, dan secara umum tidak akan diizinkan bepergian untuk bekerja.”

Pemerintah federal mempekerjakan lebih dari 4 juta warga Amerika, dua juta lebih di antaranya adalah pegawai sipil, kata Gedung Putih. Standar yang sama akan berlaku bagi kontraktor federal, lanjut Biden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini