Mengenal Terapi Regdanvimab, Turunkan Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19 Berkomorbid

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 01 Agustus 2021 04:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 612 2449054 mengenal-terapi-regdanvimab-turunkan-risiko-rawat-inap-pasien-covid-19-berkomorbid-f892OFKBFp.jpg Ilustrasi terapi regdanvimab untuk pasien covid-19 dengan komorbid. (Foto: Okezone)

TERAPI regdanvimab dinilai ampuh untuk menurunkan risiko rawat inap pasien covid-19 yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Untuk mengatasi hal tersebut, terapi pengobatan antibodi monoclonal regdanvimab pun dihadirkan.

Selain itu, terapi regdanvimab juga dapat mengurangi risiko kematian hingga 72 persen. Regdanvimab didentifikasi sebagai pengobatan potensial untuk terapi covid-19.

Baca juga: PPKM Bikin Orang Tambah Hobi Masak 

Pakar farmakologi dr Raymond Tjandrawinata menjelaskan regdanvimab dilakukan melalui penyaringan kandidat antibodi dan dipilih antibodi yang memiliki potensi terbesar untuk menetralisir virus SARS-CoV-2. Ia pun mengemukakan hasil uji klinik fase I dan II global untuk regdanvimab atau RegkironaTM.

Ilustrasi covid-19. (Foto: Okezone)

"Hasilnya menunjukkan keamanan, tolerabilitas, efek antivirus, dan profil efikasi yang menjanjikan pada pasien dengan gejala covid-19 ringan hingga sedang," kata dr Raymond dalam jumpa pers 'Regdanvimab sebagai Terapi Antibodi Monoklonal', Sabtu 31 Juli 2021.

Baca juga: Mengenal Kanker Nasofaring, Berasal dari Virus dalam Tubuh Setiap Orang 

"Studi preklinik in vitro dan in vivo menunjukkan bahwa regdanvimab berikatan kuat dengan Receptor Binding Domain SARS-CoV-2 dan secara signifikan menetralisasi virus varian wild type dan variants of concern termasuk Varian Alpha atau B.1.17," lanjutnya.

Selain itu pada model in vivo, regdanvimab secara efektif mengurangi viral load SARS-CoV-2 dan peradangan di paru-paru. Pada Juni 2021, Celltrion Healthcare mengumumkan data efikasi dan keamanan terkait regdanvimab berdasarkan uji klinis fase III global.

Hasilnya menunjukkan bahwa pengobatan antibodi monoklonal anti-covid-19, regdanvimab (RegkironaTM), memenuhi semua primary end point dan key secondary end point pada pasien dengan gejala covid-19 ringan hingga sedang.

Baca juga: Adik-Kakak Lega Bisa Lengkapi Dosis Kedua di Sentra Vaksinasi MNC Peduli 

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa RegkironaTM secara signifikan mengurangi risiko rawat inap atau kematian sebesar 72 persen untuk pasien yang berisiko tinggi berkembang menjadi covid-19 yang berat hingga hari ke-28.

"RegkironaTM juga secara signifikan mengurangi risiko rawat inap atau kematian sebesar 70 persen pada semua pasien. Mekanisme kerja regdanvimab adalah dengan mengikat Receptor Binding Domain atau RBD dari spike protein SARS-COV-2, kemudian menghambat interaksi dengan reseptor seluler tubuh atau ACE2 sehingga mencegah masuknya virus ke dalam sel tubuh dan mencegah infeksi SARS-CoV-2," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini