Menkes : Di Luar Pulau Jawa Masih Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 481 2449575 menkes-di-luar-jawa-masih-terjadi-kenaikan-kasus-covid-19-YYjgPGJONJ.jpg Ilustrasi (Foto : News Medical)

MENTERI Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa kasus positif Covid-19 dan bed occupancy rate (BOR) di sejumlah wilayah besar Indonesia seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat telah menurun sejak sepekan terakhir. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan selalu waspada sebab sejumlah wilayah lain di Indonesia masih belum menunjukkan penurunan.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menyiapkan skenario penambahan kasus harian terburuk bisa mencapai 70 ribu. Untuknya Indonesia bisa menghadapi kondisi sulit tesebut dengan titik tertinggi sebesar 57 ribu kasus per hari dan sekarang sudah berangsur-berangsur menurun.

Menkes Budi

“Kita masih melihat beberapa daerah masih belum turun dan ada kenaikan untuk daerah di luar Jawa. Tapi berdasarkan pengalaman di Jawa, kita akan segera replikasikan ke luar Jawa. Jadi testingnya ditingkatkan supaya cepat mengetahui siapa yang kena,” terang Menkes Budi, dalam sesi jumpa pers di Chanel YouTube Seketrariat Presiden, Senin (2/8/2021).

Baca Juga : Menkes Klaim Terjadi Penurunan Kasus Covid-19, Testing Akan Dipekuat Lagi

Menkes Budi melanjutkan, kalau diketahui ada masyarakat yang terinfeksi Covid-19, maka ditingkatkan juga tempat isolasi terpusatnya agar bisa cepat diisolasi dan tidak menularkan kepada keluarga lainnya. Pemerintah juga akan mengonsepsikan kamar-kamar rumah sakit menjadi ruang Covid-19, agar ketika masuk pasien, tempatnya sudah cukup.

“Dibentuk pula satgas oksigen seperti di Jawa, sehingga nanti lebih siap kalau ada rumah sakit yang kekurangan oksigen. Kita perisapkan juga obat-obatannya. Obat ini kemarin naiknya cepat sekali hingga 12 kali lipat sehingga membutuhkan proses untuk bahan baku dan pembuatannya. Sekarang sudah menjadi lebih siap untuk menangani kasus yang terjadi di luar Jawa,” lanjutnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini