Menkes Puji Nakes Tingkatkan Tracing Covid-19 hingga 200 Ribu/Hari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 481 2449695 menkes-puji-nakes-tingkatkan-tracing-covid-19-hingga-200-ribu-hari-gB8JtToVvD.png Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Setpres)

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa sistem testing dan tracing yang dilakukan di Indonesia masih harus ditingkatkan selama masa pandemi covid-19. Meski demikian, pemerintah telah melakukan banyak peningkatan dari sistem 3T (testing, tracing, treatment) sejak awal 2021 dalam upaya menekan persebaran infeksi covid-19.

Dalam sesi jumpa pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekertariat Presiden, Senin (2/8/2021), Menkes Budi menegaskan bahwa pemerintah memiliki ambisi untuk bisa melakukan 400 ribu testing covid-19 dalam satu hari. Meski demikian, angka tersebut masih belum dapat terpenuhi dan baru mencapai 200 ribu per hari.

Baca juga: Menkes Minta Daerah Selesaikan Vaksinasi Booster dalam 2 Minggu 

"Testing dan tracing kita akui harus ditingkatkan. Ambisi kita sampai 400 ribu, tapi realitanya kita naik dari 50 ribu ke 200 ribu dalam satu bulan terakhir ini. Jadi ada peningkatan yang luar biasa dari sisi testing dan tracing-nya. Apakah cukup? Idealnya adalah kita naikkan lagi," terang Menkes.

Ilustrasi tracing covid-19.

Meski demikian, ia memberikan apresiasi atas kinerja para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas dan telah membantu dalam peningkatan testing yang sangat luar bisa selama masa lonjakan kasus covid-19 di Tanah Air. Tidak hanya testing terhadap masyarakat, hal yang sama pun terjadi dari sisi genome sequencing.

Baca juga: Selain 2 Harimau Sumatra, Ini Hewan-Hewan yang Juga Sempat Terinfeksi Covid-19 

"Pada Maret hingga Desember 2020, Indonesia melakukan genome sequencing hanya 140. Sekarang Januari sampai Juli, kita telah lakukan hampir 4.000 genome sequencing. Ini untuk mendeteksi keberadaan varian baru. Jadi ada peningkatan hampir 20 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Jadi memang masih kurang, tapi peningkatannya sudah bertambah dengan drastis," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini