PPKM Level 4 Diperpanjang, Menkes Kejar Peningkatan Jumlah Testing

Siska Permata Sari, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 481 2449881 ppkm-level-4-diperpanjang-menkes-kejar-peningkatan-jumlah-testing-v4qLba7wm2.png Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Joko Widodo baru saja mengumumkan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 mulai 3 hingga 9 Agustus 2021. Kebijakan PPKM Level 4 berlaku di beberapa kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus kematian akibat covid-19.

Menanggapi kebijakan PPKM Level 4 yang diperpanjang di sejumlah daerah, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkomitmen meningkatkan jumlah testing covid-19.

Baca juga: Menkes Yakin Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 mRNA 

Dia mengatakan, jumlah testing covid-19 sangat penting untuk menentukan kebijakan protokol kesehatan serta level PPKM di kabupaten/kota.

Ilustrasi tracing covid-19. (Foto: Rawpixel/Freepik)

"Kami di Kementerian Kesehatan akan berkonsentrasi meningkatkan jumlah testing untuk men-support protokol kesehatan dan perubahan level PPKM. Karena, jumlah testing-nya ini akan sangat menentukan," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Senin 2 Agustus 2021.

Baca juga: Menkes Puji Nakes Tingkatkan Tracing Covid-19 hingga 200 Ribu/Hari 

Terkait peningkatan jumlah testing covid-19, sambung dia, pihaknya akan mengutamakan sebagian besar peningkatannya berdasarkan dari pelacakan kontak erat.

"Kami akan usahakan sebagian besar testing ini berdasarkan dari pelacakan kontak erat, yang sekarang sedang diaktifkan, baik di Jawa dan Bali, maupun di luar Bali," ujarnya.

Selain peningkatan testing dan tracing, Menkes Budi juga menegaskan bahwa vaksinasi covid-19 akan terus dipercepat bahkan hingga empat kali lipat dibandingkan pada Januari hingga Juli. Hal ini berkaitan dengan kedatangan 80 persen dosis vaksin pada Agustus sampai Desember mendatang.

Baca juga: Menkes Minta Daerah Selesaikan Vaksinasi Booster dalam 2 Minggu 

"Selain itu, vaksinasi covid-19 juga merupakan salah satu upaya mengendalikan pandemi. Yang paling besar akan datang vaksinasi di bulan Agustus dan September. Ini perkiraan kita yang sudah pasti sekitar 70 jutaan di Agustus dan September, sehingga beban vaksinasi kita nanti akan sangat tinggi," ungkap Menkes Budi.

"Tugas kami akan lebih berat. Kami berharap rekan-rekan bisa bekerja sama. TNI, Polri, kepala daerah, semua civil society, organisasi masyarakat, yang penting kita vaksin seluruh rakyat kita bersama-sama dengan cepat sesuai arahan Presiden," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini