Selain 2 Harimau Sumatra, Ini Hewan-Hewan yang Juga Sempat Terinfeksi Covid-19

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 612 2449693 selain-2-harimau-sumatra-ini-hewan-hewan-yang-juga-sempat-terinfeksi-covid-19-t7fxEFoCJF.jpg Kucing (Foto: Pet WB MD)

KABAR dua harimau Sumatra di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) yang terinfeksi Covid-19 turut menghebohkan publik. Padahal, kasus hewan yang terinfeksi Covid-19 bukanlah hal baru.

Sebab, sudah banyak bukti dan kasus bahwa hewan memang dapat terinfeksi virus Corona. Namun, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), sejauh ini tidak ada bukti bahwa hewan memainkan peran penting dalam menyebarkan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, kepada manusia.

 Harimau kena Covid-19

Kendati demikian, CDC menyebut bahwa manusia dapat menyebarkan SARS-CoV-2 ke hewan, terutama selama kontak erat. Dalam banyak situasi, penularan terjadi ketika manusia mengenakan alat pelindung diri dan mengikuti tindakan pencegahan Covid-19.

Selain dua harimau Sumatra di Ragunan, CDC mencatat beberapa hewan yang telah terinfeksi Covid-19 di dunia. Berdasarkan data yang dikumpulkan hingga Februari 2021, ada 419 cerpelai, 115 kucing, 81 anjing, 27 big cats seperti harimau dan singa, 3 gorila, 1 musang, dan 1 cerpelai liar yang telah terinfeksi Covid-19.

“Penelitian eksperimental terbaru menunjukkan bahwa banyak mamalia, termasuk kucing, anjing, tikus bank, musang, kelelawar buah, hamster, cerpelai, babi, kelinci, anjing rakun, tikus pohon, dan rusa berekor putih dapat terinfeksi virus,” demikian dikutip dari situa CDC, Senin (2/8/2021).

Berdasarkan penelitian itu ditemukan bahwa kucing, musang, kelelawar buah, hamster, anjing rakun, dan rusa berekor putih juga dapat menyebarkan infeksi ke hewan lain dari spesies yang sama.

Sementara itu, sejumlah penelitian lain menemukan, kera rhesus, kera cynomolgus, babon, grivet, dan marmoset biasa dapat terinfeksi SARS-CoV-2. Namun, jenis hewan unggas seperti ayam dan bebek tampak tidak terinfeksi atau menyebarkan infeksi berdasarkan hasil penelitian.

Terkait dengan temuan kasus hewan yang positif Covid-19 di Indonesia, Asosiasi Dokter Hewan Satwa Liar, Akuatik dan Hewan Eksotik Indonesia (Asliqewan) sebagai perwakilan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) juga sudah mengeluarkan surat pernyataan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini