Jangan Takut Divaksin, Dokter Ungkap Berbagai Manfaat Vaksinasi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 481 2450237 jangan-takut-divaksin-dokter-ungkap-berbagai-manfaat-vaksinasi-covid-19-TBY9dkR8p6.jpg Vaksinasi Covid-19 (Foto: University business)

VAKSINASI sudah menjadi salah satu hal wajib yang harus dilakukan selama masa pandemi Covid-19. Vaksinasi dapat melindungi seseorang agar tidak mengalami sakit parah apabila terinfeksi Covid-19.

Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum paham betul tentang manfaat vaksinasi Covid-19, sebab mereka masih diharuskan menerapakn protokol kesehatan meski sudah divaksinasi.

 divaksin Covid-19

Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i menjelaskan, saat ini masih banyak sekali kesalahpahaman di masyarakat terkait dengan vaksinasi Covid-19. Tentunya hal ini harus diluruskan sehingga seluruh lapisan masyarakat mengetahui manfaat sesungguhnya dari vaksin dan mau divaksinasi.

“Manfaat vaksin dapat diibaratkan seperti pengendara mobil yang menggunakan sabuk pengaman. Dengan sabuk pengaman, dapat meminimalkan risiko luka yang mungkin terjadi karena kecelakaan tersebut,” tulis dr. Fajri dalam aunggahan Instagramnya @dr.fajriaddai, Selasa (3/8/2021).

Lebih lanjut dr. Fajri menjelaskan bahwa manfaat vaksin Covid-19 sudah terbukti di dunia nyata. Beberapa di antaranya adalah:

1. Di Chile, efektivitas vaksin setelah dua dosis (vs tanpa vaksin) terbukti 66% mencegah Covid-19 bergejala, menghindari risiko rawat inap sebesar 90% dan kematian akibat Covid-19, sebesar 86,3%.

2. Di Inggris, dimana >70% populasi sudah divaksin 2x, angka penambahan kasus mencapai 50 ribu per hari, namun angka rawat inap serta kematian yang tetap stabil. Artinya, vaksin terbukti mencegah keparahan serta kematian terkait Covid-19.

Kesimpulannya menunjukkan bahwa vaksin terbukti aman dan dapat mencegah keparahan serta kematian akibat Covid-19. Oleh sebab itu vaksin sepatutnya diberikan kepada sebanyakmungkin orang sebagai salah satu bentuk usaha mengendalikan pandemi. Saat pandemi telah terkendali, nantinya protokol kesehatan 5M dapat dikendurkan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini