Menkes Ungkap Indonesia Sempat Kekurangan Vaksin pada Akhir Juli

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 612 2450030 menkes-ungkap-indonesia-sempat-kekurangan-vaksin-karena-tni-dan-polri-terlalu-cepat-menyutiknya-3ogcaZbAEp.jpeg Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PROGRAM vaksinasi Covid-19 memang terus didorong ke semua penduduk Indonesia yang layak atau bisa mendapatkan. Pasalnya pemerintah Jakarta berencana untuk menerapkan sertifikat vaksin jika ingin ke tempat umum.

Oleh karena itu, pemerintah pun terus mendatangkan vaksin dari luar negeri guna mencapai target vaksinasi dua juta dosis per hari. Terbaru, Indonesia mendatangkan 3,5 juta dosis vaksin dari Moderna.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengatakan telah mengirim sebanyak 13 juta dosis vaksin ke seluruh daerah di Indonesia pada pekan lalu. Sementara pada Agustus 2021, Indonesia akan kedatangan lebih dari 70 juta dosis vaksin Covid-19.

"Jadi perkiraan stok vaksin yang ada di daerah bisa mencapai 80 juta pada Agustus. Kalau vaksinasi sebanyak 2 juta per hari, dikali 31 hari selama Agustus, berarti masih ada lebih vaksinnya," terang Menkes Budi, dalam sesi jumpa pers di channel YouTube Sekretariat Presiden.

Lebih lanjut Menkes Budi berharap upaya pemerintah menggenjot vaksinasi Covid-19 hingga dua juta dosis per hari bisa tercapai dan berjalan dengan lancar. Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah sebelumnya pernah mengalami kekurangan vaksin pada minggu ketiga di akhir Juli 2021.

"Hal ini disebabkan karena waktu itu TNI dan Polri cepat sekali menyuntiknya (Vaksin Covid-19). Tapi minggu lalu kita sudah kirim lagi 13 juta dosis dan Agustus ini Indonesia akan kedatangan lebih dari 70 juta dosis vaksin Covid-19," tuntasnya. (mrt)

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini