Ini Syarat Pasien Sakit Jantung Bisa Dapat Vaksinasi Covid-19

Antara, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 481 2450525 ini-syarat-pasien-sakit-jantung-bisa-dapat-vaksinasi-covid-19-jmXo467kJg.jpg Ilustrasi pasien sakit jantung bisa vaksinasi covid-19. (Foto: Pixabay)

PASIEN sakit jantung bisa mendapat vaksinasi covid-19, tapi harus memenuhi syarat yang ditentukan. Pasien wajib berada dalam kondisi stabil, yakni tidak ada keluhan dalam tiga bulan terakhir.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Perkumpulan Dokter Spesialis Kardiovaskular (PERKI) Vito A Damay SpJP mengatakan penyakit jantung termasuk komorbid yang bisa divaksinasi.

Baca juga: Jangan Sampai Lewat, Kenali Ciri-Ciri Kena Serangan Jantung saat Olahraga 

"Banyak pasien setelah pasang ring malah ragu ragu mau vaksinasi, padahal justru boleh. Justru kami mau yang komorbid penyakit jantung bisa divaksinasi. Asalkan stabil, tidak ada keluhan selama tiga bulan terakhir," tutur dr Vito, seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/8/2021).

Tanpa gejala atau keluhan di sini yakni tidak merasa sesak, nyeri dada, mudah lelah, keterbatasan aktivitas, berdebar, kaki bengkak, dan penurunan kesadaran.

Ilustrasi vaksinasi covid-19.

Dokter Vito menyayangkan pasien penyakit jantung yang sudah rutin kontrol berobat tetapi takut divaksin, karena sebenarnya mereka justru kelompok yang perlu mendapatkan vaksinasi covid-19.

Sebelum diberi vaksin, petugas akan melakukan skrining kesehatan terlebih dulu. Pasien yang rutin kontrol ke dokter umumnya bisa melewati tahap awal ini.

Baca juga: Yuk Pelajari Pijat Jantung, Pertolongan Pertama pada Penderita Henti Jantung 

"Hanya tentu bisa dimaklumi, baik petugas skrining maupun pasien sendiri, kadang tidak percaya diri dengan kondisinya atau khawatir efek vaksinasi sehingga bagi yang merasa ragu bisa dilakukan penilaian individual oleh dokter jantung," kata dr Vito.

Bila ragu, pasien bisa menjalani pemeriksaan fisik langsung atau elektroradiogram (EKG) bila diperlukan. PERKI sebelumnya sudah mengeluarkan rekomendasinya terkait vaksin covid-19 pada pasien penyakit jantung.

Menurut PERKI, pasien gagal jantung kronis yang stabil dan penderita sumbatan koroner yang telah dilakukan tindakan revaskularisasi, hipertensi tanpa gejala dengan tekanan darah terkontrol (stabil) yakni kurang dari 140/90 tetapi cukup aman bila tekanan darahnya kurang dari 180/100 (apabila stabil tanpa gejala), termasuk yang boleh divaksin.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyarankan khusus untuk mereka dengan hipertensi sebaiknya diukur tekanan darahnya sebelum meja skrining.

Baca juga: Sering Kerokan Bisa Bikin Kita Kena Penyakit Jantung? 

Pemerintah saat ini terus mendorong percepatan vaksinasi sampai menyentuh angka 2 juta dosis per harinya pada Agustus 2021, demi memperluas cakupan dan memenuhi target kekebalan komunal atau herd immunity.

Data dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memperlihatkan hingga 2 Agustus sebanyak 47.686.483 orang Indonesia sudah divaksin dosis pertama dan 20.934.425 orang untuk dosis kedua dari target sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.

"Rasanya malah (bisa divaksin) itu adalah kesempatan yang harus diambil. Masih ada negara yang belum bisa provide vaksin gratis untuk negaranya maka kita harus bersyukur," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini