Ibu Menyusui Positif Covid-19, Amankah Minum Obat?

Antara, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 10:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 481 2450599 ibu-menyusui-positif-covid-19-amankah-minum-obat-yh0QMFJEU3.jpg Ilustrasi obat covid-19. (Foto: Shutterstock)

DOKTER memberikan resep obat kepada pasien covid-19 berupa obat-obatan seperti oseltamivir (antivirus) atau lainnya yang disesuaikan dengan gejala, beserta vitamin C dan D. Tapi, apakah obat dan vitamin ini aman dikonsumsi ibu menyusui yang terkonfirmasi positif covid-19?

Dokter umum konselor laktasi yang pernah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Umum Universitas Padjadjaran, Nia Wulan Sari CIMI, mengatakan sebagian besar obat-obatan dan vitamin aman dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Baca juga: Antibodi Covid-19 Bisa Diwariskan lewat ASI, Bumil dan Busui Yuk Ikutan Vaksin 

Menurut dia, obat seperti oseltamivir dan favipiravir dalam bentuk terhidroksilasi memang ditemukan terdistribusi dalam ASI. Namun, metabolit aktif oseltamivir hanya terdeteksi pada ASI dalam jumlah minimal.

"Oseltamivir dapat digunakan pada ibu menyusui apabila potensi manfaat yang didapat oleh ibu melebihi potensi risiko paparan obat terhadap bayi," kata dr Nia, seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/8/2021).

Ilustrasi ibu menyusui.

Sementara untuk favipiravir, ia tidak menganjurkan diberikan kepada ibu menyusui karena belum ada penelitian lebih lanjut terkait penggunaan favipiravir yang melibatkan wanita hamil dan menyusui.

"Masih belum diketahui apakah metabolit acetylcysteine berada di dalam ASI, sehingga penggunaan untuk ibu menyusui harus mempertimbangkan dengan matang manfaat dan risikonya," tuturnya.

Baca juga: Ibu Menyusui Terinfeksi Covid-19, Haruskah ASI diganti Susu Formula? 

Ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mempertimbangkan manfaat dan efek samping sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Di sisi lain, ibu juga tetap bisa menyusui bayinya walau positif covid-19. Dengan catatan, tidak ada gejala atau hanya bergejala ringan dan mampu menyusui langsung. Hal ini untuk memelihara interaksi atau skin to skin contact antara ibu dan bayi.

Dokter Nia mengatakan, efek perlindungan ASI sangat kuat dalam melawan infeksi penyakit melalui peningkatan daya tahan tubuh bayi. Beberapa penelitian mengungkapkan, terdapat antibodi covid-19 yang mengalir dalam ASI.

Sampai saat ini belum ada bukti penularan covid-19 secara langsung dari ibu kepada anaknya melalui ASI, dan hanya antibodinya yang ditemukan dalam ASI. Oleh karena itu, ibu positif covid-19 tetap disarankan memberikan ASI kepada bayinya.

Baca juga: Kemenkes Beri Izin Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil 

Tetapi apabila ibu mengalami gejala covid-19 sedang hingga berat sehingga menyulitkan menyusui, maka bayi dapat diberikan donor ASI perah (ASIP) atau ASI donor yang sudah di-screening sesuai persyaratan untuk memastikan higienitas ASIP dari penyakit menular.

"Pemberian ASIP dapat dilakukan menggunakan media seperti cup feeder, sendok, atau pipet agar meminimalisir bayi mengalami bingung puting," kata dr Nia.

Baca juga: Ibu Hamil Kini Boleh Dapat Vaksinasi Covid-19, Ini Persyaratannya 

Saat memberikan ASI, ibu perlu mempraktikkan prosedur pencegahan penularan infeksi yang ketat yakni selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah kontak dengan bayi, rutin membersihkan benda-benda yang disentuh ibu dengan disinfektan, menggunakan masker dengan rapat menutupi hidung, mulut, dan dagu, serta hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut ketika menyusui si kecil.

Apabila ibu khawatir bayi tertular covid-19 akibat kegiatan menyusui, maka bisa memberikan ASIP kepada si kecil. Pastikan sang ibu juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat ketika memerah ASI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini