POGI: Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan untuk Ibu Hamil dan Janin

Antara, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 481 2450619 pogi-vaksin-covid-19-beri-perlindungan-untuk-ibu-hamil-dan-janin-yWZoiH6tLO.jpg Ilustrasi vaksinasi ibu hamil. (Foto: Valeria Aksakova/Freepik)

SEKRETARIS Jenderal Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Profesor Dr dr Budi Wiweko SpOG (K) MPH mengatakan antibodi yang terbentuk pada ibu hamil usai vaksinasi covid-19 dapat diturunkan melalui plasenta kepada janinnya. Dengan kata lain, vaksin covid-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan kepada ibu hamil sekaligus calon bayinya di kandungan.

"Itu kenapa dalam panduan teknis POGI, kami menyarankan seorang ibu mendapatkan dosis pertama paling lambat pada usia kehamilan 33 minggu. Diharapkan antibodi dapat terbentuk dalam waktu yang cukup sehingga antibodi ini bisa diturunkan pada bayinya sebelum dilahirkan," kata Prof Budi, dikutip dari Antara, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Kemenkes Beri Izin Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil 

Berdasarkan Panduan dan Petunjuk Teknis Singkat Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Hamil dan Menyusui, POGI menganjurkan pemberian dosis pertama vaksin covid-19 dilakukan pada trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Hal senada juga disebutkan Kementerian Kesehatan lewat surat edaran yang terbit pada Senin 2 Agustus 2021. Selanjutnya, pemberian dosis kedua dilakukan sesuai interval dari jenis vaksin covid-19.

Vaksinasi ibu hamil.

"Jika sudah divaksin ternyata hamil, maka dosis kedua akan diberikan setelah usia kehamilan di atas 3 bulan," tambah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini.

Prof Budi mengatakan, periode kritikal organogenesis merupakan dasar pertimbangan kenapa saat ini vaksinasi covid-19 dianjurkan untuk ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga.

Baca juga: Ibu Hamil Kini Boleh Dapat Vaksinasi Covid-19, Ini Persyaratannya 

Pada 3 bulan pertama masa kehamilan, proses pembentukan organ-organ bayi tengah berlangsung. Selain itu, pada periode ini biasanya ibu hamil memiliki berbagai keluhan, seperti mual dan muntah.

"Kami belum ingin mengambil risiko, sehingga ibu hamil yang boleh divaksin, usia kandungannya di atas 12 minggu atau di atas 3 bulan," tuturnya.

"Kami sangat berhati-hati menggunakan kriteria di atas 12 minggu dan tekanan darah di bawah 140/90 mmHg," kata Prof Budi.

Ia melanjutkan, hal tersebut mengingat masih terbatasnya penelitian dan uji klinis vaksin covid-19 pada ibu hamil. Meski demikian, Prof Budi menegaskan vaksinasi covid-19 aman dilakukan selama memenuhi kriteria dan persyaratan yang telah dianjurkan.

Untuk proses atau tahapan sebelum dan sesudah pemberian vaksin pada ibu hamil tidak jauh berbeda dari vaksinasi yang biasanya dilakukan. "Yang berbeda adalah pemantauan khusus pada ibu hamil," tutur Prof Budi.

Baca juga: POGI Imbau Ibu Hamil Tidak Ragu Mendapat Vaksinasi Covid-19 

Dia mengatakan, POGI berkolaborasi dengan BKKBN melalui Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Kebidanan di desa untuk memantau vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil.

"Kami akan terus follow-up. Tentu, kami sangat ingin bisa mendapatkan data pemantauan, tentang bagaimana proses kehamilan dan bayi yang dilahirkan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini