Semarang Jadi Wilayah dengan Kematian Terbanyak Sepanjang Juli

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 481 2450927 semarang-jadi-wilayah-dengan-kematian-terbanyak-sepanjang-juli-s35G166XOa.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Doctissimo)

KETUA Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, dr. Dewi Nur Aisyah, membocorkan 10 provinsi penyumbang kasus kematian tertinggi di Indonesia dalam kurun waktu satu bukan terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun selama Juli 2021, provinsi penyumbang angka kematian tertinggi adalah: Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, dan Bali.

Pandemi Covid-19

"Artinya lima provinsi di Pulau Jawa memang menyumbangkan angka kematian tertinggi pada Juli 2021. Jumlah angka kematian ini terkait dengan banyaknya jumlah kasus yang meningkat dengan tinggi di bulan yang sama," terang dr. Dewi, dalam sesi jumpa pers, ‘Covid-19 Dalam Angka: Optimalisasi Peran Posko PPKM’, Rabu (4/8/2021).

Ia menambahkan, ketika terjadi kenaikan kasus yang begitu signifikan, maka akan berdampak pula terhadap jumlah kematian yang terjadi. Mirisnya 10 provinsi dengan kenaikan angka kematian terbanyak tersebut, berkontribusi pada angka kematian nasional yang menyentuh jumlah 87,71%.

Berdasarkan data yang diterima dari Kementerian Kesehatan penyumbang angka kematian tertinggi berasal dari kota Semarang, Jakarta Timur, Garut, Jakarta Barat, Karawang, Jakarta Selatan, Kota Balikpapan, Sleman, Jombang , Jakarta Utara, Surabaya, Banyuwangi, Wonogiri, Jakarta Pusat, Jember, Bantul, Situbondo, Tuban, Yogyakarta, dan Sukoharjo," lanjutnya.

"Sementara ada beberapa kabupaten kota yang konsisten selalu masuk 20 besar, yaitu: Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Sleman, Jakarta Utara, Wonogiri, Jakarta Pusat. Artinya kita harus melihat lebih dekat kabupaten kota tersebut untuk dijadikan sasaran intervensi," tuntasnya

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini