Dokter Reisa: Insya Allah Minggu Depan Lebih Baik

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 481 2450942 dokter-reisa-insya-allah-minggu-depan-lebih-baik-Uu0giRY9p7.jpg Dokter Reisa (Foto: Ist)

PPKM Level 4 yang diberlakukan sejak 26 Juli hingga 2 Agustus memperlihatkan hasil yang baik. Terjadi penurunan angka kasus, mobilitas, dan penggunaan tempat tidur di rumah sakit.

Namun, angka kematian masih meningkat. Karena itu juga salah satu alasan pemerintah melanjutkan PPKM Level 4 dari 3 hingga 9 Agustus 2021.

Dokter Reisa Broto Asmoro, Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, pun mengucapkan syukur dengan hasil evaluasi PPKM Level 4 tersebut.

 Pandemi Covid-19

"PPKM Level 4 yang diberlakukan 26 Juli hingga 2 Agustus berkontribusi terhadap turunnya angka konfirmasi kasus harian, turunnya kasus aktif, meningkatnya pasien sembuh, dan bertambahnya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Alhamdulillah," kata dr Reisa pada konferensi pers virtual, Rabu (4/8/2021).

Ia menerangkan bahwa keberhasilan dari PPKM Level 4 disebabkan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Terlebih, menurut data Satgas Penanganan Covid-19 minggu lalu, 9 dari 10 orang Indonesia saat ini menggunakan masker.

"Ini bagus, tinggal kita ajak yang satu lagi agar kekompakkan kita sebagai warga yang bertanggung jawab semakin terlihat. Inilah yang kita sebut sebagai universal masking," paparnya.

Dengan semakin disiplinnya masyarakat menjalankan protokol kesehatan, termasuk cuci tangan sesering mungkin dengan teknik yang benar dan menjauhi kerumunan serta menjaga jarak, dr Reisa yakin minggu depan kondisi pandemi di Indonesia akan membaik.

"Insya Allah minggu depan keadaan semakin membaik dan kegiatan masyarakat akan lebih banyak yang dibuka lagi. Aamiin," katanya.

Meski begitu, dr Reisa menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar yaitu menurunkan angka kematian akibat Covid-19.

Diterangkan Juru Bicara Pandemi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, kasus kematian akibat Covid-19 mingguan bertambah 28 persen dibandingkan minggu sebelumnya dan ini merata di 28 provinsi di Indonesia.

"Penambahan jumlah kematian mingguan ini kita lihat lebih dari 50% terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, NTT, NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat," kata Siti Tarmizi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini