Efek Samping Vaksin Covid-19 dari Pfizer hingga Sinovac, Mana Paling Berat?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 612 2450949 efek-samping-vaksin-covid-19-dari-pfizer-hingga-sinovac-siapa-paling-berat-GSgpEHp9s1.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

INDONESIA memang memiliki beberapa jenis vaksin Covid-19 untuk diberikan pada masyarakat. Meskipun, khusus untuk vaksin Moderna hanya dikhususkan bagi para tenaga medis.

Adapun Pfizer dan Moderna memiliki efikasi vaksin Covid-19 sebesar 95 persen dan 94,5 persen. Sedangkan vaksin Sinovac buatan China efikasinya 65,3 persen. Setiap vaksin pun memiliki efek samping yang sama tapi bisa juga mengalami sedikit perbedaan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Tangerang dr Tolhas Banjarnahor, SpPD-FINASIM, menjelaskan bahwa efek samping yang dihasilkan Pfizer dan Moderna ada yang berat yaitu hingga penyakit level 3 (hingga membutuhkan perawatan).

"Persentase efek samping level 3 dari vaksin Pfizer itu 1,5 persen dan Moderna sebesar 4, persen. Sementara, vaksin Sinovac hanya memiliki efek samping 0,1 persen (sama dengan efek samping vaksin flu)," ujar dr. Tolhas.

Artinya, risiko yang ditimbulkan vaksin Sinovac sangat kecil dibandingkan manfaatnya yang dapat menimbulkan herd immunity (kekebalan kelompok). Hal ini yang sedang diincar pemerintah dalam program vaksinasi, yaitu terbentuk herd immunity sebesar 70 persen dari total akumulasi 180juta orang Indonesia yang harus divaksin.

Secara umum, efek samping yang timbul ialah nyeri di tempat penyuntikan, kemerahan, bengkak, nyeri otot, badan terasa lemah, nyeri kepala, menggigil, dan demam.

"Efek samping yang berat dari vaksin Pfizer dan Moderna adalah 'Syok Anafilaktif' yaitu bisa pingsan, sesak napas, dan tekanan darah turun drastis beberapa saat setelah divaksin," kata dr Tolhas.

Ia melanjutkan, syok anafilaktik akan mengakibatkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh terganggu dan aliran udara ke paru-paru terhambat. "Kondisi tersebut dapat dikenali dengan gejala berupa sulit bernapas dan penurunan kesadaran," tambahnya.

Sementara untuk vaksin Moderna , ada beberapa efek samping yang harus diperhatikan oleh masyarakat. Apa saja efek samping yang sering terjadi pascavaksinasi Moderna?

- Nyeri

- Kelelahan

- Nyeri di tempat suntikkan

- Sakit Kepala

- Nyeri Otot dan Sendi

Kejadian ini, umumnya didapatkan setelah penyuntikkan dosis vaksin kedua. Vaksin diberikan ke masyarakat dengan dua dosis, berjarak 1 bulan antara dosis pertama dengan dosis kedua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini