Sebelum Memutuskan Bercerai, Pahami Bahwa Penilai Masyarakat Tak Memutuskan Hidup Kita

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 06 Agustus 2021 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 612 2451523 -ZUEhWjrIby.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu yang juga banyak terjadi selama Pandemi Covid-19 ini adalah perceraian. Perceraian tidak hanya berdampak mereka yang terlibat tapi juga pada orang-orang di sekitar, termasuk anak-anak.

Psikolog Shaili Mehta seperti dilansir Pinkvilla, mengatakan perceraian berdampak pada kedua individu dan anak-anak baik secara langsung maupun tidak langsung.

Ini dapat mengganggu baik secara fisik maupun emosional, mungkin membuat mereka merasa tidak diinginkan atau ditinggalkan. Berbicara dengan mereka tentang hal itu, mengatasi ketakutan mereka, membuat mereka menjadi bagian dari proses dapat sangat membantu dalam menghadapi emosi mereka yang sulit.

Perceraian sama mengubah hidup seperti pernikahan atau pertunangan dan karenanya harus diproses secara setara pada tingkat emosional. "Penerimaan akhir suatu hubungan sangat penting karena memberikan kita alasan untuk melanjutkan hidup," tuturnya.

Hidup dalam penyangkalan atau berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa hanya menghambat proses menghadapi emosi negatif. Yang terbaik adalah hidup di masa sekarang, menerima perubahan dan yakinlah bahwa itu adalah yang terbaik.

Masyarakat masih tertinggal untuk terbuka dan siap menerima ideologi ini tetapi perubahan dimulai dari dalam dan kita harus yakin bahwa itu adalah pilihan pribadi.

"Penilaian masyarakat tidak bisa memutuskan bagaimana kita hidup karena itu akan bertindak sebagai penghalang jalan untuk bahagia dan membuat pilihan yang tepat," jelas dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini