12 Manfaat Daun Pisang, Bisa Menurunkan Demam hingga Diabetes

Antara, Jurnalis · Jum'at 06 Agustus 2021 20:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 481 2452103 12-manfaat-daun-pisang-bisa-menurunkan-demam-hingga-diabetes-fNQGg1qCEo.jpg Ilustrasi daun pisang. (Foto: Shutterstock)

DAUN pisang ternyata memiliki manfaat yang melimpah. Sama seperti buahnya, daun pisang juga bergizi dan sehat. Daun pisang sering digunakan untuk mengobati penyakit tertentu hingga menjadi pelengkap makanan.

Daun pisang selama ini menjadi favorit sebagai bahan untuk membungkus makanan karena memberikan aroma serta rasa penganan menjadi lebih enak. Akan tetapi daun pisang ternyata juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Berikut deretan manfaat daun pisang untuk kesehatan tubuh manusia, seperti dirangkum dari laman Boldsky, Jumat (7/8/2021).

Baca juga: Dokter Tegaskan ASI Ibu Positif Covid-19 Tidak Tularkan Virus ke Bayinya 

1. Mengobati pilek dan flu

Pilek dan flu adalah penyakit yang paling banyak terjadi di dunia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tanaman obat, termasuk jenis pisang raja, daun seperti daun pisang dapat digunakan sebagai obat herbal untuk melawan penyakit tersebut. Daun pisang memiliki antioksidan kuat yang dapat membantu mengobati kondisi kecil ini dengan metode pengobatan rumahan.

2. Menurunkan demam

Sebuah penelitian berbicara tentang efek menguntungkan dari semua bagian pisang terhadap demam, termasuk daunnya. Fitokimia dalam daun pisang dapat membantu mencegah atau mengobati kondisi seperti demam karena efek antipiretik, antimikroba, dan anti-inflamasinya. Minum rebusan daun pisang dianggap menyehatkan.

Daun pisang.

3. Alternatif untuk pembalut luka

Menurut sebuah penelitian, daun pisang dijadikan sebagai pembalut luka yang murah dan manjur di banyak negara berkembang karena keunggulannya, harganya yang murah dan sifatnya yang mudah didapat. Sifat antimikroba dan anti-inflamasi daun pisang sama dengan kain kasa dan petroleum jelly sehingga dapat membantu mengobati luka dalam waktu yang lebih singkat.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sebuah penelitian menemukan lektin atau sejenis protein banyak ditemukan di daun pisang bersama dengan dagingnya. Lektin memiliki sifat imunomodulasi kuat yang dapat membantu meningkatkan jumlah sel T dalam tubuh. Sel T adalah bagian dari sel kekebalan yang membantu mendeteksi dan menandai patogen dalam tubuh dan mengirim sinyal ke sel B untuk penghancurannya.

Baca juga: 5 Tips Memasak Sehat dan Lezat ala Chef Renatta, Bikin Tubuh Tetap Fit di Masa Pandemi 

5. Mengurangi selulit

Beberapa studi anekdot mengatakan bahwa daun pisang dapat membantu mengurangi selulitis pada tubuh. Ini bisa dilakukan dengan menumbuk daun dan mengoleskannya pada kulit di mana selulitis hadir. Polifenol dalam daun membantu menurunkan kolesterol dalam sel-sel kulit yang bertanggung jawab untuk perkembangan selulitis dan dengan demikian, dapat membantu menguranginya.

6. Baik untuk rambut

Daun pisang dapat membantu menyingkirkan masalah rambut tertentu seperti ketombe, rambut gatal, dan uban. Berdasarkan pengalaman beberapa orang mengatakan bahwa memotong dan menghancurkan daun pisang untuk mengekstrak airnya dan kemudian mengoleskannya ke rambut, dapat membuat rambut menjadi hitam sempurna, mengurangi uban dan juga memperkuat folikel mereka.

7. Mengatasi diabetes

Menurut sebuah penelitian, daun pisang merupakan sumber potensial rutin, flavonoid tanaman yang memiliki efek anti-diabetes, anti-inflamasi dan antioksidan. Flavonoid esensial dalam daun pisang ini dapat bermanfaat bagi penderita diabetes dengan mengelola kadar glukosa mereka dan mencegah risiko komplikasi terkait. Daun pisang juga membantu memecah maltosa, sejenis gula, dalam tubuh yang jumlahnya meningkat mengindikasikan diabetes.

8. Mengobati maag

Penyakit ulkus peptikum adalah suatu kondisi yang ditandai dengan luka yang menyakitkan di lapisan perut karena ketidakseimbangan asam, pepsin dan faktor pertahanan seperti oksida nitrat. Sebuah penelitian berbicara tentang sifat anti-ulkus dari daun pisang. Dikatakan bahwa daunnya mengandung flavonoid dan banyak senyawa organik dan anorganik seperti alkaloid, tanin, antioksidan dan asam fenolik yang dapat memberikan efek perlindungan terhadap cedera mukosa lambung dan mengobati kondisi tersebut.

Baca juga: 4 Cara Jitu Cegah Anak Tantrum Jelang Waktu Tidur 

9. Meningkatkan nafsu makan

Banyak kondisi jangka panjang dan jangka pendek seperti penyakit hati, demam, masalah ginjal, keracunan makanan dan hepatitis dapat mengurangi nafsu makan seseorang. Studi anekdotal semacam itu mengatakan aroma daun pisang dapat membantu membangkitkan nafsu makan saat disajikan di atas piring yang dibungkus pisang.

10. Menetralkan racun

Sebuah penelitian berbicara tentang aktivitas anti-racun di daun pisang terhadap toksisitas yang disebabkan oleh racun ular. Dikatakan bahwa ketika ekstrak daun pisang berinteraksi dengan protein bisa ular, tanin dan polifenol dalam daun cenderung menonaktifkan protein beracun dan dapat mengurangi efeknya sampai batas tertentu. Inilah alasan mengapa pasta daun pisang dioleskan pada gigitan ular untuk meredakannya. Studi ini membutuhkan lebih banyak bukti.

Baca juga: Ibu Positif Covid-19 Bergejala Ringan Boleh Skin to Skin saat Menyusui 

11. Bungkus makanan yang higienis

Daun pisang digunakan secara tradisional karena banyak tujuan higienis. Pertama-tama, makanan yang dibungkus dengan daun pisang cenderung tetap bebas racun dibandingkan dengan bungkus plastik, karena tidak ada racun plastik yang tercampur dengan makanan.

Kedua, sifat antibakteri daun mencegah makanan dari kerusakan karena bakteri dan kuman dan tetap aman dan segar untuk waktu yang lebih lama. Selain itu, makan di atas daun pisang tidak memerlukan banyak pembersihan dan ramah lingkungan.

12. Memberi rasa unik pada makanan

Daun pisang banyak digunakan dalam masakan. Makanan yang dibungkus dan dimasak (lebih disukai dikukus) dengan daun pisang diketahui mendapatkan senyawa tanaman penting dari daunnya seperti EGCG (Epigallocatechin Gallate), polifenol yang dikenal dapat mengurangi banyak penyakit inflamasi dan kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan alzheimer.

Selain itu, ketika makanan panas disajikan di atas daun pisang, lapisan lilin di atasnya cenderung meleleh dan bercampur dengan makanan, sehingga memberikan rasa yang unik dan halus pada makanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini