Kurangi Angka Kematian Bayi Akibat Covid-19, ASI Jadi Solusi Antibodi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 06 Agustus 2021 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 612 2451641 kurangi-angka-kematian-bayi-akibat-covid-19-asi-jadi-solusi-antibodi-oLT8XxYzk6.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)!

DATA Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut hingga akhir Juli 2021 tercatat 42% atau 447 anak yang meninggal karena Covid-19 yang masih berusia di bawah 1 tahun. 

Mirisnya lagi, dari 447 anak yang meninggal karena Covid-19, sebanyak 16% diantaranya adalah bayi baru lahir. Memang, serangan varian Delta dan faktor komorbid membuat angka kematian anak-anak semakin tinggi. 

Satgas ASI PP IDAI, dr. Wiryani Pambudi, SpA, IBCLC, mengatakan ASI menjadi salah satu kunci untuk menekan angka kematian pada bayi pada masa pandemi. Sebab ASI memiliki banyak manfaat yang tak terduga untuk tubuh. 

Secara fisiologis, selain terdapat komponen makro dan mikro protein, ASI juga mengandung enzim, hormon, dan faktor bioaktif yang berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh bayi yang masih rentan. Karena itu bayi akan memperoleh manfaat biosikoneuroimunologi dari ASI. 

"ASI bukanlah hanya nutrisi yang sempurna tapi juga memberikan stimulasi sosioemosional merangsang sensorik motorik, dan penguatan daya tahan tubuh termasuk keistimewaannya sebagai penangkal virus,” kata dr. Wiryani, dalam Press Briefing ‘Peringatan Pekan Menyusui Sedunia 2021’.

Selain itu, dr. Wiryani juga mengimbau semua orangtua dan keluarga yang memiliki bayi dan anak di bawah usia 2 tahun, harus mendapatkan akses ke tenaga konselor menyusui yang kompeten yakni di fasilitas kesehatan, di tempat kerja, maupun di komunitas. 

“Jangan lupa juga untuk selalu melakukan pemantauan pertumbuhan bayi termasuk kemampuan dan perkembangannya,” tuntasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini