Mau Tahu Kena Varian Delta atau Bukan? Coba Cek CT Value Hasil PCR Deh

Antara, Jurnalis · Minggu 08 Agustus 2021 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 08 612 2452607 mau-tahu-kena-varian-delta-atau-tidak-coba-cek-ct-value-hasil-pcr-deh-Qkol3bK59q.jpeg Ilustrasi Swab Antigen. (Foto: Okezone)

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan, dalam dua penelitian berbeda dari Kanada dan Skotlandia, pasien yang terinfeksi varian Delta lebih mungkin dirawat di rumah sakit daripada pasien yang terinfeksi Alfa atau strain virus asli.

Memang, saat ini muncul berbagai varian virus akibat mutasi, tapi yang dianggap paling berbahaya ada varian Delta. Varian ini lebih cepat menular dengan risiko penularan 60 persen lebih tinggi dari varian Alfa atau virus aslinya (yang berasal dari Wuhan, China).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemkes RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, arian Delta juga meningkatkan jumlah kasus yang membutuhkan perawatan, menurunkan efektivitas vaksin walau sampai saat ini vaksin-vaksin yang ada masih efektif melawan virus termasuk varian Delta.

"Varian Delta juga lebih cepat menular di antara anak-anak sekolah, CT Value lebih rendah kalau positif 16, 20 padahal sebelumnya 25, 30, 32," tutur Nadia.

Munculnya varian baru SARS-CoV-2 ini akibat semakin banyaknya infeksi pada suatu populasi yang kemudian meningkatkan kejadian mutasi virus.

"Perlu diperhatikan juga, kalau semakin banyak infeksi yang muncul, maka mutasi virus akan semakin meningkat. Makanya varian Delta muncul karena begitu banyak infeksi yang terjadi di India, akhirnya menimbulkan varian atau virus baru yang berbeda dari virus aslinya (dari China)," kata Nadia.

Seseorang yang terkena Covid-19 umumnya mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, seperti batuk, pilek, demam, sakit seluruh badan, hilang indera penciuman dan perasa, bahkan sering juga didahului dengan diare.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini