Tren Sosialita Jadikan Supermarket Catwalk Baru, Belanja Tetap Modis!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 09 Agustus 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 194 2453153 tren-sosialita-jadikan-supermarket-catwalk-baru-belanja-tetap-modis-ORi9AXctEz.jpg Grocery Shopping jadi catwalk sosialita (Foto : Instagram)

SOSIALITA tetap 'on point' dalam berpenampilan sekalipun pandemi menggerogoti perekonomian banyak masyarakat. Ungkapan ini sejalan dengan masih tingginya minat kaum jetset menggunakan jasa fashion stylist.

"Kalau bisa dibilang, beberapa klien aku masih tetap menghabiskan banyak uang untuk tampil on poin meski pandemi seperti saat ini," kata Bimo Permadi, seorang fashion stylist ternama, dalam webinar Ginger luxthings, Sabtu (7/8/2021).

Gaya Belanja

Jadi, sambung Bimo, klien-klien itu masih tetap memperhatikan tampilan dari head-to-toe, bahkan barang yang dipakai tetap permintaannya luxury. Habit di Instagram dengan foto-foto yang stunning pun itu alami terjadi, bukan settingan demi konten.

"Jadi, klien aku yang terlihat di Instagram memang itu keseharian mereka, bukan di-setting demi konten Instagram," terangnya. Ini membuktikan bahwa dunia fashion masih tetap 'hype' sekalipun banyak juga ritel yang gulung tikar.

Gaya Belanja

Namun, Bimo menerangkan bahwa rumah mode dunia sampai saat ini masih bertahan bahkan mereka kini mulai mengeluarkan koleksi terbaru. Dari situ juga bisa ditarik benangnya bahwa industri fashion tetap berjalan.

Salah satu tren yang kini banyak digandrungi sosialita di masa pandemi adalah grocery shopping dengan tampilan tetap dengan statement fashionable. Item fashion yang harus ditonjolkan banget ada di alas kaki dan tas.

Gaya Belanja

"Jadi, grocery shopping sekarang itu sudah kayak 'new catwalk'-nya sosialita. Untuk belanja kebutuhan dapur di rumah, mereka tetap mau tampil stunning, misalnya jinjing tas branded, atau sekalipun pakai sandal, tapi tetap high fashion punya," paparnya.

Hal ini pun memberikan bukti baru bahwa tren fashion masih berjalan di masa pandemi, bahkan kondisi seperti ini menciptakan tren baru di kalangan sosialita. Tetap 'on point' sekalipun keluar rumah buat beli sayur dan buah di supermarket.

Pebisnis fashion, Marisa Tumbuan, pun tak menampik bahwa penjualan tas branded di masa pandemi masih cukup tinggi. Ini juga sejalan dengan masih banyaknya kaum sosialita dan investor branded fashion item yang terus menjamur di masa pandemi.

"Sekarang, yang ramai dilirik itu tas ukuran medium ke small, ya, kalau untuk rare collection kurang sih," kata Marisa menerangkan tren pembelian item fashion di masa pandemi.

Gaya Belanja

"Jadi, karena tas mendapatkan tempat istimewa di saat muka tertutup masker, itu yang membuat item fashion tersebut semakin banyak diminati, sekalipun koleksi preloved atau second-hand item," sambungnya.

Setuju dengan Bimo, memang tas dan alas kaki banyak diminati saat ini. Secara spesifik, tas dengan material yang lebih mudah dirawat pun semakin tinggi peminatnya.

"Enggak bisa dipungkiri, banyak orang sekarang upaya preventif-nya semakin tinggi. Sepulangnya dari kegiatan di luar rumah, banyak pencinta tas branded itu desinfeksi tas berkali-kali dan karena itu, item fashion yang lebih mudah dirawat yang akhirnya banyak disukai sekarang," tambah owner Ginger Luxthings tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini