Perlukah Mendapat Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Walau Terlambat?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 11 Agustus 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 481 2454184 perlukah-mendapat-vaksin-covid-19-dosis-kedua-walau-terlambat-h7yLw8Kkyx.jpg Divaksin Covid-19 (Foto: Johns hopkins medicine)

JURU Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi meminta agar masyarakat yang terlambat mendapat vaksin dosis kedua, tetap mendapatkan suntikan kedua saat sudah memungkinkan.

Lalu apakah masih perlu mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua, jika sudah terlambat mendapatkannya?

"Tidak apa-apa, masih optimal sampai 28 hari," ujar Dokter Siti.

Vaksin Covid-19

Seperti dilansir dari Antara, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan itu juga menyarankan Anda tetap mendapatkan dosis kedua vaksin walau misalnya dosis pertama vaksin Sinovac sudah tiga bulan yang lalu.

Dia meminta Anda yang belum divaksin segera mendapatkan suntikan vaksin. Jadwal pemberian dosis kedua akan diberikan saat vaksin tersedia dan ini bergantung pada suplai vaksin dari produsen. Pelaksanannya pun bertahap dan diatur pemerintah daerah setempat.

Lebih lanjut, terkait antibodi yang didapatkan, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menyatakan, penelitian tentang perpanjangan interval vaksinasi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan pada titer antibodi akhir orang yang divaksin.

Menurut PAPDI, seseorang tidak perlu memulai ulang dosis vaksin atau menambahkan dosis gara-gara interval yang diperpanjang.

Berbicara soal interval antara dosis pertama dan kedua, ada perbedaan sesuai jenis vaksinnya. Vaksin Sinovac misalnya, diberikan 2 dosis dengan interval 2-4 minggu antara dosis pertama dan kedua.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, bila dosis kedua diberikan tertunda lebih dari 4 minggu, maka harus vaksin diberikan secepatnya bila sudah memungkinkan.

Anda pun tak perlu mengulang dosis pertama bila mendapatkan dosis kedua kurang dari 2 pekan setelah dosis pertama.

Uji coba fase 3 besar di Brazil menunjukkan, dua dosis vaksin Sinovac yang diberikan dengan selang waktu 14 hari, memiliki kemanjuran 51 persen terhadap infeksi SARS-CoV-2 yang bergejala, 100 persen terhadap Covid-19 yang parah dan 100 persen terhadap rawat inap mulai 14 hari setelah menerima dosis kedua.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini