Hari Pramuka, Ketahui Makna di Balik Seragamnya yang Berwarna Coklat

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 14 Agustus 2021 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 14 194 2455466 hari-pramuka-ketahui-makna-di-balik-seragamnya-yang-berwarna-coklat-hSnjG7Mv1b.jpg Ilustrasi Hari Pramuka. (Foto: Pramuka.or.id)

HARI Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Tahun ini merupakan peringatan ke-60 tahun Hari Pramuka. Gerakan Praja Muda Karana atau Pramuka sendiri didirikan pada 14 Agustus 1961. Adapun arti Pramuka adalah 'Jiwa muda yang suka berkarya'.

Gerakan Pramuka dipimpin oleh ketua Kwartir Nasional, dan saat ini dijabat oleh Kak Budi Waseso. Lambang Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa. Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.

Baca juga: Selamat Hari Pramuka, Ternyata Begini Sejarahnya 

Kata Pramuka awalnya diambil dari kata Poromuko oleh Sultan Hamengkubuwono IX yang berarti 'Pasukan terdepan dalam perang'. Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibu kota Jakarta, tetapi juga di tempat yang penting di Tanah Air.

Bicara soal Pramuka, pasti yang langsung terbersit di pikiran adalah warna coklat khasnya, termasuk yang terdapat pada seragam Pramuka Indonesia.

Ilustrasi Hari Pramuka.

Ya, warna seragam Pramuka terdiri dari dua warna coklat yang berbeda, yakni coklat muda dan coklat tua. Pemilihan warna coklat muda sebagai warna baju Pramuka, serta coklat tua sebagai warna celana atau rok Pramuka tentunya memiliki filosofi tersendiri.

Mengutip artikel Okezone terdahulu, warna coklat tua dianggap sebagai warna tanah yang ada di Indonesia. Sementara warna coklat muda adalah warna air yang mengaliri tanah-tanah Indonesia.

Baca juga: Soekarno Kerap Membawa Tamu Asing ke Jalan Pramuka, Kenapa? 

Seragam Pramuka Indonesia yang digunakan saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) tentunya berbeda-beda model. Ini disesuaikan dengan tingkatannya masing-masing. Tingkatannya sendiri terdiri atas siaga, penggalang, penegak, dan pandega.

Meski tingkatannya berbeda-beda, secara umum perlengkapan seragam Pramuka meliputi penutup kepala, baju, rok atau celana, setangan leher, kaos kaki, serta sepatu.

Penutup kepala dibedakan sesuai tingkatannya. Tingkat siaga menggunakan topi joki dari kain warna coklat tua; tingkat penggalang menggunakan topi bulat dari material bludru warna coklat tua, begitu pula untuk tingkat penegak dan pandega. Untuk baju, semua tingkatan tampak seragam dengan warna coklat muda.

Sementara sebagai padanannya, rok untuk tingkat siaga dan penggalang berpotongan kulot; serta penegak dan pandega berpotongan A atau bagian bawahnya melebar. Namun saat ini telah dibuat juga rok rempel bagi anggota tingkat siaga agar lebih nyaman saat dikenakan.

Baca juga: Gaya Klasik Ibu Tien Saat Pimpin Rapat Pramuka 

Sedangan leher yang terbuat dari kain warna merah dan putih selalu menjadi pelengkap pada busana Pramuka. Kain segi empat yang dibentuk menjadi segitiga sama kaki ini dikenakan di bawah kerah baju, lalu disematkan cincin setangan leher.

Sebagai pelengkap penampilan, setiap anggota Pramuka wajib mengenakan kaos kaki dan sepatu berwarna hitam. Panjang kaos kaki disarankan harus sampai bagian betis. Sedangkan, sepatu yang digunakan harus model tertutup dengan model tumit yang rendah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini