Mahasiswa Harus Berperan Penting Luruskan Berita Hoax Lewat Edukasi

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Sabtu 14 Agustus 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 14 612 2455421 mahasiswa-harus-berperan-penting-luruskan-berita-hoax-lewat-edukasi-zYSUMnvuGb.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

HOAX tentang Covid-19 di Tanah Air sangat merajalela. Karenanya, butuh agent of change untuk meluruskan berita bohong ini.

Peran mahasiswa dibutuhkan di sini. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan dalam melawan pandemi Covid-19.

Rektor Universitas Yarsi Fasli Jalal menuturkan, para mahasiswa harus selalu memberikan edukasi yang bisa menjangkau masyarakat.

 Dokter

"Sejak dari awal Covid-19, terutama mahasiswa kedokteran ini edukasi masyarakat agar tidak kena berita hoax," katanya di sela webinar Universitas Yarsi, Kamis 12 Agustus 2021.

Fasli juga mengatakan, mahasiswa koas di tempatnya akan dilatih menjadi tim isoman lewat telemedicine. Mereka membantu masyarakat di sekitaran kampus atau di lingkungan tinggalnya.

"Mereka membagi grup, mereka dilatih sehingga dapat kemampuan utuh baik sisi kesehatan dan regulasi yang ada."

"Kalau sudah siap, bisa memberikan servis kepada masyarakat dengan konsultasi telemedicine," katanya.

Saat menjadi tim isoman, mereka didampingi para dosen. Tim dosen juga para mahasiswa koas ini pun telah divaksinasi Covid-19.

Mereka lebih siap untuk membantu para pasien Covid-19 yang sedang proses penyembuhan. "Saat mendampingi isoman, mereka kasih tahu obat-obat apa saja yang dibutuhkan, kapan harus dirujuk, pakai oksigen dan lainnya," ucapnya.

Maka itu, menurut Fasli, pandemi jadi pengalaman berharga bagi para dokter muda. Mereka bisa terjun di tengah masyarakat menghadapi situasi yang genting seperti ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini