Desiree Tarigan Donasi Cookies Spesial untuk Pejuang Covid-19

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Kamis 19 Agustus 2021 21:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 298 2458090 desiree-tarigan-donasi-cookies-spesial-untuk-pejuang-covid-19-qZpKQK1bEM.jpg Desiree Tarigan. (Foto: Instagram)

DESIREE Tarigan atau dikenal Mamitoko membagikan kisah berbisnis kuliner di masa pandemi. Dalam 2 minggu, ibunda Bams eks Samsons ini bisa jualan 300 toples cookies.

Di Instagram pribadinya, Desiree kerap menunjukkan aktivitasnya saat berada di dapur. Dia sering membagi momen membuat es krim, cake hingga cookies yang menggiurkan.

Dari mulai proses pembuatan hingga packaging dalam jumlah banyak dibagikan di media sosial. Dengan sendirinya, pencinta kuliner semakin penasaran untuk mencicipi makanan buatan Mamitoko.

desiree

Baca Juga: Kenapa Pasien Covid-19 Tak Boleh Konsumsi Banyak Gula?

Tak heran kalau dalam waktu dua pekan, 300 jar cookies ludes terjual. Saat itu, dia membuat cookies spesial red velvet dan buttercream.

"Cookies spesial telah terjual sebanyak 300 toples. Dengan jumlah pendapatan Rp30 juta," katanya di laman Instagram.

Hasil penjualan ini ternyata didonasikan kepada pejuang Covid-19. Desiree bersama From Sania to Covid Hero berbagi kebahagiaan dengan satu sosok anggota tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 yang sangat berjasa, yaitu Sumiyati.

"Seperti yang sudah Mami info di awal 100 persen hasil penjualan akan langsung diberikan kepada Covid hero kita, ibu Sumiyati," terangnya.

Ditambahkan Novita Sari dari Sania, setiap harinya, Sumiyati harus bekerja menggunakan APD dengan protokol kesehatan yang ketat demi tetap aman dalam bertugas memakamkan para korban Covid-19. Meski jarang terekspos dan tidak diketahui banyak orang karena bertugas di garda terakhir.

"Maka sosok anggota tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 sangat berjasa," katanya.

Sementara itu, Sumiyati mengungkap sebagai seorang petugas pemulasaran jenazah, dia merasa dapat amanah besar dari masyarakat. Meski begitu, ia tetap senang dan menjalani profesinya dengan mengalahkan segala risiko.

"Saya memegang amanah yang besar dari masyarakat Indonesia yang sedih karena tidak bisa memakamkan keluarganya yang telah wafat akibat Covid-19. Amanah besar inilah yang membuat saya tetap semangat bekerja mengalahkan semua risiko yang ada." ucap Sumiyati.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini