Share

Perlukah Minuman Berenergi saat Olahraga? Ini Jawaban Ahli

Antara, Jurnalis · Kamis 19 Agustus 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 481 2457836 perlukah-minuman-berenergi-saat-olahraga-ini-jawaban-ahli-fjMjP6lv47.jpg Ilustrasi minuman berenergi. (Foto: Freepik)

BANYAK orang ketika melakukan olahraga dibarengi mengonsumsi minuman berenergi. Pada dasarnya minum air yang cukup sangat penting untuk fungsi sel dan sistem kekebalan tubuh. Pasalnya, air dapat membantu mengatur suhu tubuh, melancarkan sendi, organ, dan jaringan tubuh.

Tetapi selama melakukan aktivitas olahraga yang intens, tubuh sering membutuhkan lebih dari sekadar air putih untuk kinerja yang optimal. Tubuh membutuhkan lebih banyak asupan cairan.

Baca juga: Tak Selalu Air Putih, Tubuh Juga Butuh Asupan Minuman Berenergi 

"Ketika berolahraga tanpa minum cukup cairan, mungkin akan mengalami beberapa gejala dehidrasi seperti sakit kepala, mulut kering, tubuh lemas, dan kelelahan otot atau kram. Dehidrasi dapat menguras mental dan fisik, membatasi aktivitas yang dapat Anda lakukan," kata ahli nutrisi Dana Ryan, seperti dikutip dari Antara, Kamis (19/8/2021).

Direkomendasikan, seseorang mengonsumsi delapan gelas per hari namun patut mempertimbangkan usia, ukuran, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik untuk menentukan berapa banyak air yang harus diminum.

Ilustrasi minuman berenergi. (Foto: Pixabay)

"Misalnya, seorang atlet saat melakukan latihan membutuhkan lebih banyak air daripada orang yang menjalani gaya hidup yang tidak banyak bergerak," jelasnya.

Meskipun konsumsi air menjadi prioritas utama, ada kalanya tubuh membutuhkan tambahan gula dan elektrolit untuk mempertahankan tingkat energi dan status hidrasi selama berolahraga.

Baca juga: Ketahui Bahaya Minuman Berenergi, Yuk Segera Kurangi 

Lantas, perlukah minuman berenergi saat olahraga?

Air adalah bahan bakar yang lebih disarankan untuk hidrasi saat sedang beristirahat atau berolahraga ringan. Biasanya latihan di bawah 60 menit tidak memerlukan minuman suplemen energi.

Di sisi lain, jika seseorang sedang menjalani hari yang sangat aktif atau berolahraga selama lebih dari 60 menit, tubuh akan membutuhkan elektrolit dari minuman suplemen energi untuk mengisi kembali cairan yang hilang melalui keringat.

Keringat terdiri dari air, tetapi juga mengandung sejumlah besar elektrolit, natrium, dan klorida. Makin intens berolahraga, makin banyak seseorang berkeringat. Kemudian makin banyak berkeringat, seseorang makin membutuhkan hidrasi yang tepat melalui minuman suplemen energi berkualitas tinggi.

Minuman energi disebut sebagai cara paling nyaman untuk menghidrasi dan mengonsumsi nutrisi penting selama melakukan olahraga yang intensif.

Baca juga: Raffi Ahmad Akui Doyan Minuman Berenergi saat Olahraga 

"Minuman karbohidrat-elektrolit meningkatkan kinerja atletik dengan meningkatkan gula darah dan mempertahankan tingkat oksidasi karbohidrat yang tinggi, yang pada akhirnya mencegah kelelahan dan kekurangan tenaga yang dirasakan," kata Dana.

Tidak semua minuman energi itu sama. Disarankan Anda memeriksa label nutrisi untuk bahan yang tepat. Rekomendasi pada label nutrisi untuk minuman suplemen energi di antaranya 8-16 gram gula (dari glukosa dan sukrosa, dalam larutan karbohidrat 3-6 persen dan 80-160 miligram natrium).

Baca juga: Suka Minuman Berenergi, Cek Dulu Kehalalannya! 

Elektrolit dan vitamin tambahan lainnya adalah tambahan yang bagus, tetapi keduanya harus menjadi prioritas utama. Ini akan memastikan meminum apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh Anda dan tidak mengutamakan rasa pada minuman tersebut.

"Gula tidak buruk dalam minuman energi jika dikonsumsi dengan benar untuk penggunaan fungsionalnya. Ingat, jika Anda tidak berolahraga cukup keras untuk menguras nutrisi dan air, minuman berenergi dapat menambah kalori berlebih ke dalam tubuh Anda," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini