Buat Penderita Diabetes, Ini Menu Makanan yang Tepat untuk Cegah Gula Darah Naik

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 20 Agustus 2021 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 20 481 2458335 buat-penderita-diabetes-ini-menu-makanan-yang-tepat-untuk-cegah-gula-darah-naik-gdetOGT9Nb.jpg Ilustrasi menu makanan penderita diabetes. (Foto: Freepik)

DIABETES adalah salah satu penyakit yang cukup banyak dialami masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Diabetes bisa menyebabkan komplikasi serius yang berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa. Oleh karena itu, menjaga asupan makanan harian yang sehat dan tepat bisa menjadi pilihan terbaik untuk mencegah meningkatnya kadar gula darah.

Merangkum dari laman Mayoclinic, Jumat (19/8/2021), pada dasarnya menjaga kadar gula darah agar tidak naik yakni dengan cara menghitung jumlah kalori pada makanan yang dikonsumsi. Pilihlah karbohidrat sehat, makanan kaya serat, ikan, dan lemak baik. Selama pencernaan, gula (karbohidrat sederhana) dan pati (karbohidrat kompleks) dipecah menjadi glukosa darah.

Baca juga: Kontrol Gula Darah, Bolehkah Tambahkan Gula ke Makanan? 

Maka itu, seseorang bisa fokus terhadap karbohidrat sehat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan yakni buncis dan kacang polong, serta produk susu rendah lemak misalnya susu dan keju. Hindari karbohidrat kurang sehat seperti makanan atau minuman dengan tambahan lemak, gula, serta sodium.

Seseorang bisa meminta bantuan ahli gizi untuk merencanakan diet sehat untuk diabetes. American Diabetes Association menawarkan metode perencanaan makan yang sederhana. Intinya adalah fokus pada makan lebih banyak sayuran. Berikut menu makanan yang tepat untuk diet sehat penderita diabetes:

Ilustrasi diabetes. (Foto: Boldsky)

1. Isi setengah piring dengan sayuran nontepung seperti bayam, wortel, dan tomat.

2. Isi seperempat piring dengan protein seperti tuna, daging tanpa lemak, atau ayam.

3. Isi seperempat terakhir piring dengan gandum utuh seperti beras merah, sayuran bertepung misalnya kacang hijau.

4. Lengkapi dengan lemak baik seperti kacang dan alpukat dalam jumlah kecil.

5. Tambahkan satu porsi buah atau susu dan segelas air putih, teh, atau kopi tanpa pemanis.

Baca juga: Kenapa Pasien Covid-19 Tak Boleh Konsumsi Banyak Gula? 

Dikarenakan karbohidrat terurai menjadi glukosa, maka mereka memiliki dampak terbesar pada kadar glukosa darah. Untuk membantu mengontrol gula darah, seseorang mungkin perlu belajar menghitung jumlah karbohidrat yang dikonsumsi sehingga dapat menyesuaikan dosis insulin yang sesuai. Sangat penting melihat jumlah karbohidrat dalam setiap makanan atau camilan.

Beberapa penderita diabetes menggunakan indeks glikemik untuk memilih makanan, terutama karbohidrat. Metode ini mengurutkan makanan yang mengandung karbohidrat berdasarkan pengaruhnya terhadap kadar glukosa darah. Konsultasikan dengan ahli gizi agar metode ini berhasil diterapkan dalam diet diabetes.

Berikut contoh menu makanan untuk pasien yang membutuhkan 1.200 hingga 1.600 kalori sehari.

Sarapan

Roti gandum (1 irisan sedang) dengan 2 sendok teh jeli, 1/2 cangkir sereal gandum parut dengan secangkir susu rendah lemak 1 persen, sepotong buah, kopi.

Baca juga: Manfaat Daun Sukun untuk Kesehatan, Bisa Bantu Pengobatan Diabetes! 

Makan Siang

Sandwich daging sapi panggang di atas roti gandum dengan selada, keju amerika rendah lemak, tomat dan mayones, apel sedang, air.

Makan Malam

Salmon, 1,5 sendok teh minyak sayur, kentang panggang kecil, 1/2 cangkir wortel, 1/2 cangkir kacang hijau, roti gulung putih sedang, es teh tanpa pemanis, susu.

Camilan

Bisa konsumsi 2,5 cangkir popcorn dengan 1,5 sendok teh margarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini