Share

Tingkatkan Imun dengan Berkebun #DiRumahAja, Begini Tipsnya

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Sabtu 21 Agustus 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 21 12 2458897 tingkatkan-imun-dengan-berkebun-dirumahaja-begini-tipsnya-eBIj39ziDj.jpg Ilustrasi Berkebun di Rumah Foto (Jcomp/Freepik)

BERKEBUN menjadi salah satu hobi yang makin populer, terutama saat pandemi Covid-19. Bukan tanpa alasan, kegiatan ini selain dapat mengisi waktu luang bersama keluarga juga dapat memberikan banyak manfaat.

Terlebih dengan situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini masih diberlakukan. Tidak heran jika banyak yang mencoba keseruan berkebun #DiRumahAja bersama keluarga.

Aktivitasi ini tentu jadi pilihan yang mengasyikkan, karena berkebun juga dapat dilakukan bersama anak-anak bahkan lansia. Selain itu, berkebun dapat memberikan relaksasi, mendorong suasana hati, dan menenangkan diri dari hal yang membuat stres.

Jika berkebun dilakukan di halaman rumah, tubuh juga dapat terpapar sinar matahari yang kaya akan vitamin D. Sinar matahari tersebut sangat bermanfaat untuk tubuh, antara lain memperkuat tulang dan membentuk imunitas.

Hasil dari berkebun juga dapat Anda olah menjadi produk kerajinan tangan berbahan alami, lho! Nah, berikut ini tips berkebun di rumah yang bisa Anda lakukan agar berkebun jadi makin seru.

 1. Tanaman Hias

  

(Foto: Rawpixel/Freepik)

Menanam tanaman hias #DiRumahAja dan merawatnya agar tetap subur dalam waktu lama bukanlah hal yang mudah. Sebelum menyiram tanaman, amati tanah yang menjadi media tanam untuk mengetahui apakah tanaman membutuhkan air atau tidak.

Siramlah tanaman sesuai kebutuhan, sebab menyiram tanaman secara berlebihan dapat membuat akar menjadi busuk. Kemudian, pangkaslah tanaman secara teratur agar membantunya tumbuh dengan baik.

Pastikan Anda menyimpan tanaman di lingkungan yang lembap karena udara kering juga dapat membuat tanaman menjadi kering. Anda dapat menggunakan humidifier atau pun menyiraminya sesekali jika udara terlalu kering.

Kemudian, Anda juga perlu mengetahui bahwa kebutuhan cahaya tiap tanaman hias berbeda-beda. Kualitas, durasi, hingga intensitas cahaya matahari sangat penting bagi pertumbuhan tanaman.

Pilihlah lokasi atau area ruangan yang cukup mendapat sinar matahari agar tanaman dapat berfontosintesis dengan baik. Namun, pastikan cahaya sinar matahari tidak langsung mengenai tanaman. Simpan tanaman Anda dalam ruangan yang hangat dan pastikan memiliki sirkulasi udara dan cahaya yang baik.

Pilihlah wadah tanaman hias yang sesuai dengan ukuran dan karakteristik tanaman. Wadah yang terlalu kecil akan menghambat pertumbuhan akar dan dapat menjadi padat. Kondisi ini tentunya akan berdampak pada pertumbuhan tanaman yang kurang baik.

Agar tanaman terbebas dari hama, Anda bisa manfaatkan bahan makanan yang ada di rumah, lho. Seperti ampas kopi yang dapat Anda taburkan di sekitar tanaman agar hewan pengerat tidak mendekati tanaman.

Beberapa jenis tanaman hias asli Indonesia yang berkualitas juga dapat Anda peroleh dengan mudah dari petani Indonesia secara online. Tanaman tersebut di antaranya anggrek hitam, kantung semar, daun sang, melati putih, dan masih banyak lagi.

Tanaman yang ukurannya tak terlalu besar dapat Anda gunakan sebagai dekorasi rumah, misalnya seperti hiasan untuk di atas meja makan. Nah, agar meja di rumah semakin cantik, Anda dapat #BeliKreatifLokal secara online produk berkualitas dari retota_id, nowtycrafts, serta sunandsandecor.

2. Tanaman Sayuran

 

(Foto: Ededchechine/Freepik)

Menanam sayuran dapat membuat pekarangan rumah Anda menjadi terlibat lebih asri dan segar. Kegiatan ini juga dapat mengisi waktu Anda bersama keluarga #DiRumahAja selama masa PPKM, lho!

Beberapa jenis sayuran pun mudah untuk ditanam dan dirawat. Misalnya wortel yang ditanam dengan menaburkan benih wortel ke dalam wadah yang penuh lumpur atau langsung ke tanah. Anda dapat menyiramnya setiap dua sampai tiga hari selama 30 hari ke depan.

Selain itu, Anda juga dapat mencoba menanam bayam. Ambil beberapa biji bayam dan tanam pada tanah yang berkualitas baik. Siramlah setiap hari dengan air yang cukup, maka sayuran ini akan tumbuh dalam empat sampai lima pekan.

Jika Anda memiliki lahan yang terbatas, jangan berkecil hati. Cobalah untuk menggunakan teknik penanaman secara vertikal. Anda dapat menggunakan keranjang gantung, wadah kecil, rak, atau pun barang lainnya yang tak menyita banyak ruang di rumah.

Beragam jenis dan model rak serta meja yang cantik dapat Anda temui dengan mudah di beberapa pengrajin lokal, seperti mitra.kayu dan juga mebelleliving. Anda dapat #BeliKreatifLokal dengan tetap berada #DiRumahAja. Pesan secara online melalui e-commerce dan media sosial, produk pilihan Anda siap meluncur ke rumah!

 

3. Tanaman Buah

 

 (Foto: pressfoto/Freepik)

Mengonsumsi buah tentunya sangat baik bagi kesehatan tubuh, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika Anda mencoba menanam buah di rumah.

Buah biasanya memang ditanam di kebun dengan lahan yang luas. Namun, Anda masih bisa memanfaatkan lahan terbatas yang ada di rumah dengan teknik menanam buah dalam pot (tabulampot).

Caranya pun mudah, cukup siapkan media tanam seperti tanah, kompos, dan arang sekam. Lalu bersihkanlah dari kerikil dan campurkan semua bahan secara merata. Kemudian, siapkan pot yang sesuai dengan ukuran bibit tanaman buah.

 Ganti pot secara berkala sesuai dengan pertumbuhan tanaman. Letakkan tanaman di tempat teduh, lalu siram setiap pagi dan sore pada pekan awal penanaman. Setelah pekan pertama terlewati, Anda dapat meletakkannya di tempat terbuka yang terkena cukup cahaya matahari.

Hasil panen buah tentunya bisa Anda nikmati Bersama keluarga #DiRumahAja. Anda bisa meletakkannya di keranjang anyaman yang diproduksi oleh pengrajin lokal asli Indonesia. Kerajinan ini dapat Anda #BeliKreatifLokal secara online di bengokcraft dan delio.craft. Kualitasnya yang tak perlu diragukan lagi membuat kita semakin #BanggaBuatanIndonesia.

4. Tanaman Sukulen

 

(Foto: Instagram abanesucculent)

Sukulen merupakan tanaman yang sejenis dengan kaktus. Tanaman ini memiliki bentuk yang beragam, daun-daunnya pun tebal dan memiliki getah. Cara merawat sukulen sebenarnya tidak terlalu sulit.

Meski begitu, Anda tetap memerlukan trik khusus untuk dapat merawat tanaman ini dengan baik. Seperti kaktus, Anda tidak perlu menyiram sukulen setiap hari sebab tanaman ini memiliki penyimpanan air dalam batangnya.

Anda harus memastikan jika tanaman sukulen diletakkan di sudut atau sisi yang mendapatkan cukup pencahayaan di rumah. Jangan meletakkannya di tempat yang langsung terkena sinar matahari, karena akan menghambat pertumbuhan sukulen.

Tanaman ini juga dapat dipindahkan secara rutin agar sinar matahari dapat terserap secara merata. Meski tak memerlukan banyak air, Anda tetap harus menyiramnya di bagian tanah dan jangan sampai mengenai daunnya.

Jika Anda ingin menambah koleksi sukulen untuk mempercantik sudut ruangan #DiRumahAja, Anda dapat #BeliKreatifLokal koleksi sukulen dari abanesucculent dan beragam pengusaha kreatif lokal lainnya. Cukup memesannya secara online melalui e-commerce atau media sosial, sukulen pilihan Anda siap dikirimkan ke rumah.

Berbagai tanaman yang telah disebutkan tadi dapat Anda pilih untuk mengisi kegiatan berkebun di rumah. Jdai, meski masih harus #DiRumahAja, Anda tidak akan merasa bosan.

Namun jika ada hal mendesak yang mengharuskan Anda pergi keluar rumah, jangan lupa untuk tetap patuhi protokol kesehatan 6M. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang benar, menjaga jarak, menghindari keramaian, menghindari makan bersama, serta mengurangi mobilitas. Semua ini tentunya karena agar terwujud #InDOnesiaCARE akan kesehatan dan keselamatan diri Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Meski berada #DiRumahAja, jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dan melakukan vasinasi dengan berbagai jenis vaksin Covid-19 yang sudah disediakan oleh Pemerintah, ya! Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, telah mengingatkan soal pentingnya vaksinasi demi menekan angka penyebaran virus Covid-19 guna mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity, agar #IndonesiaTangguhIndonesiaTumbuh.

“Mari kita terus disiplin terapkan protokol kesehatan walaupun sudah divaksin guys, tetap hati-hati dan jangan sampai lengah. Sebab, varian ini menyebarnya lebih cepat. Jadi kita harus lebih ketat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Nah, selama masa PPKM berlangsung dan mengharuskan Anda untuk tetap berada #DiRumahAja, yuk ikutan Kompetisi Video TikTok Hashtag Challenge #DiIndonesiAja untuk mengisi waktu luang selama berada #DiRumahAja. Caranya sangat mudah, Anda tinggal membuat konten kreasi video TikTok berdurasi maksimal 15 detik.

Jangan lupa untuk menggunakan efek #DiIndonesiaAja dan backsound jingle ‘Aku Cinta Indonesia’. Upload video kreasi tersebut dengan hashtag #DiIndonesiaAja dan mention @indonesia.travel. Pastikan akun TikTok Anda tidak di-private, ya. Dapatkan hadiah total jutaan rupiah dan merchandise eksklusif Wonderful Indonesia untuk 20 orang pemenang.

Mudah bukan? Tunggu apalagi, yuk segera ikutan! Follow juga akun TikTok @indonesia.travel dan akun Instagram @pesonaid_travel untuk mendapatkan lebih banyak informasi seputar pariwisata dan produk kreatif lokal #DiIndonesiaAja. CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini