Anak Pendek Belum Tentu Stunting, kalau Curiga Lebih Baik ke Dokter

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 21 Agustus 2021 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 21 612 2458888 anak-pendek-belum-tentu-stunting-kalau-curiga-lebih-baik-ke-dokter-9X1SpOP8PL.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERTUMBUHAN anak memang sangat bergantung pada Seribu hari pertama mereka. Periode yang dikenal sebagai golden time ini akan mempengaruhi kualitas hidup di masa depan.

Oleh karena itu, ibu mesti menjamin pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan pemberian MPASI sebagai makanan tambahan si bayi. Kualitas MPASI ternyata dapat menurunkan risiko stunting pada anak.

"Hal yang dapat ibu lakukan saat si kecil masih berusia di bawah 5 tahun ialah memenuhi nutrisi optimal sejak 1000 hari pertama kehidupannya (sejak hamil hingga usia anak 3 tahun) dan memberikan ASI eksklusif minimal 6 bulan," papar Dokter Spesialis Gizi Klinis dr Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK di siaran langsung Instagram.

Nah, saat anak menginjak usia 6 bulan, kenalkan MPASI yang mengandung gizi seimbang berisi zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral dari sayur dan buah).

MPASI

"Jangan lupa juga untuk pantau kenaikan berat badan dan tinggi badan atau panjang badan secara teratur, serta mengikuti program imunisasi dasar untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si anak," tambah dr Nurul.

Stunting sendiri, kata dr Nurul, dapat dikenali dengan ciri-ciri yaitu anak tampak memiliki perawakan lebih pendek dibandingkan anak seusianya. "Tetapi, anak yang terlihat pendek belum tentu stunting karena gejala stunting ini harus dilihat secara keseluruhan oleh dokter," terangnya.

"Jika ibu mencurigai anak mengalami stunting, segera periksakan ke dokter dan lakukan langkah-langkah sesuai dengan rekomendasi dokter ya," saran dr Nurul.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini