Anak Kadang Sukar Memahami Pelajaran saat Sekolah Daring

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Minggu 22 Agustus 2021 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 22 612 2459163 anak-kadang-sukar-memahami-pelajaran-saat-sekolah-daring-dU976HukDT.jpg Sekolah online (Foto: Cafemom)

SELAMA pandemi Covid-19 anak-anak masih sekolah daring. Memang dalam melaksanakan sekolah daring penuh tantangan. Salah satunya terkadang anak kurang memahami pelajaran.

Pengamat Pendidikan Itje Chodidjah mengatakan, sekolah daring  sebenarnya bisa berjalan dengan baik. Sekolah jangan hanya memberikan tugas pada murid-murid.

"Oleh karena itu guru sebaiknya lebih aktif dalam mengajar secara daring. Sebab anak sekolah itu enggak cuma butuh tugas, tetapi gurunya memang harus memberikan pelajaran yang didiskusikan dalam kelas online," katanya belum lama ini.

 sekolah daring

Sementara itu, Kepala Sekolah Murid Merdeka Laksmi Mayesti mengatakan, sebenarnya sekolah itu sebaiknya blended learning alias sistem belajar campuran, terdiri dari daring dan luring.

"Artinya, anak mempunyai kesempatan untuk mengeksplorasi belajar daring secara luas sesuai minatnya, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kebutuhan dan keterampilan sosial lewat pertemuan luring dengan guru dan teman-temannya," kata Laksmi.

Laksmi melanjutkan, pihaknya memilih untuk memadukan pembelajaran daring dan luring agar menjadi landasan sekolah di masa depan. Menurutnya perkembangan teknologi yang sangat pesat akan membuat anak semakin banyak berinteraksi dengan aktivitas online yang cukup beragam.

Namun di sisi lain, pertemuan tatap muka secara langsung dengan guru dan teman-temannya akan tetap menjadi kebutuhan pokok anak. "Ini guna menyeimbangkan kebutuhan sosialnya dan kognitifnya," jelasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini