Jangan Sembarangan Minum Vitamin D, Ini Tips Aman Mengonsumsinya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 298 2459816 jangan-sembarangan-minum-vitamin-d-ini-tips-aman-mengonsumsinya-BNl3QtDUXN.jpg Vitamin D (Foto: Sociedad espanola)

DI tengah pandemi Covid-19, Vitamin D menjadi salah satu yang paling diburu masyarakat. Vitamin D dipercaya sebagai suplemen kesehatan, yang dapat diperoleh secara gratis melalui asupan makanan dan cukup sinar matahari.

Sebagaimana diketahui, vitamin D berperan dalam membantu memelihara daya tahan tubuh. Selain diperoleh secara alami, vitamin D juga tersedia sebagai suplemen kesehatan dan obat.

 Vitamin D

Merangkum dari laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) @bpom_ri, Senin (23/8/2021), penggunaan dosis 1000 IU ditujukan untuk meningkatkan kadar vitamin D secara cepat dalam tubuh karena mengalami kondisi tertentu.

Selain itu kebutuhan harian vitamin D berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG). Oleh sebab itu masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan dalam mengonsumsi vitamin D dalam jumlah dosis tertentu. Sebab, usia 10-64 tahun sebesar 600 IU per hari. Sementara usia >64 tahun sebesar 800 IU per hari.

Berikut tips aman mengonsumsi vitamin D sebagai suplemen kesehatan:

1. Pahami bahwa suplemen kesehatan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan atau memperbaiki fungsi kesehatan, mempunyai nilai gizi atau efek fisiologis dan bukan untuk mengobati suatu penyakit.

2. Hal-hal yang perlu diperhatikan sesudah penggunaan selama dosis 1000 IU:

Periksa kadar vitamin D darah sesudah penggunaan selama enam bulan atau lebih.

Konsultasikan dengan dokter untuk penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.

Hentikan penggunaan bila terjadi reaksi alergi.

3. Tidak perlu mengonsumsi secara berlebihan jika kebutuhan vitamin D sudah tercukupi dari asupan makanan dan paparan sinar matahari.

4. Tidak perlu membeli vitamin D secara berlebihan. Jadilah konsumen bijak dan hindari panic buying.

5. Selalu lakukan cek klik sebelum membeli dan mengonsumsi vitamin D.

-Cek kemasan, pastikan kemasan dalam kondisi baik (tidak rusak).

-Cek label, baca informasi pada label.

-Cek izin edar, pastikan memiliki nomor izin edar dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM).

-Cek kadaluwarsa, cek tanggal kadaluwarsa.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini