Share

Dokter Gunawan Beri Steroid ke Deddy Corbuzier, Buat Jaga Otot?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 612 2459963 dokter-gunawan-beri-steroid-ke-deddy-corbuzier-buat-jaga-otot-twNz6lMnmb.jpg Deddy Corbuzier. (Foto: Instagram)

DEDDY Corburzier secara mengejutkan mengumumkan bahwa dirinya nyaris meninggal karena terpapar Covid-19. Pasalnya, paru-parunya sudah rusak hingga 60 persen lantaran terjadinya badai sitokin.

Badai sitokin ini pun terjadi di minggu kedua setelah Deddy Corbuzier mengalami demam tinggi. Dokter Gunawan yang memegang peranan pada pengobatan Deddy Corbuzier pun awalnya mencoba memberikan paracetamol untuk menurunkan demam.

"Waktu Anda masuk pertama demamnya tinggi, kita berikan paracetamol turun dia. Setelah itu Anda ingat malamnya demam tinggi lagi, di saat itulah saya mulai berikan steorid," jelas dokter Gunawan di Podcast Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier

"Kenapa? Karena peradangannya waktu itu ditnjukkan oleh nilai laboratorium semuanya meningkat terus. CRP tinggi, peradangan naik. Badan Anda tidak bisa overcome peradangan sendiri, jadi mau tidak mau kita harus turunkan peradangan pakai steroid," tambah dia.

Memang, dalam Pedoman Sementara yang dirilis oleh WHO penggunaan steroid diizinkan untuk penanganan pasien Covid-19. Namun, penggunaan steroid sendiri harus sangat berhati-hati dan bertanggung jawab untuk menghindari replikasi virus yang lebih agresif.

Selain itu steroid juga harus diwaspadai oleh penderita diabetes karena dapat meningkatkan infeksi sekunder. Pasalnya, penggunaan steroid secara sembarangan untuk pasien dengan diabetes yang diketahui batasnya, dapat menyebabkan infeksi tambahan atau terobosan infeksi jamur dan bakteri.

Sehingga, pasien COVID-19 yang sedang isoman di rumah sebaiknya menghindari penggunaan steroid kecuali jika diresepkan oleh dokter.

Kembali ke kasus Deddy Corbuzier, setelah diberikan steroid dia pun mengalami penurunan demam dan nilai CRP setelah dicek ulang mengalami penurunan signifikan, yang menggambarkan bahwa peradangan sudah mulai teratasi. Artinya, dengan Steroid dr Gunawan berhasil menekan peradangan yang terjadi.

"Tapi kalau dalam penelitan skala besar, steroid baru diberi setelah adanya desaturasi. Steroid pada pasien Covid-19, dianjurkan kalau saturasi mulai alami penurunan. Tapi kalau kita tunggu seperti itu, recovery pace lebih lama lagi," katanya.

"Jadi sebelum terjadi kerusakan yang lebih berat di paru-paru Anda, kita stop dulu peradangannya. Makanya kerusakan Anda tidak berlanjut parah lagi, dan saturasi paling rendah 97," jelas dr Gunawan.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini