Jangan Takut Tak Kebagian Vaksin Covid-19, Kemenkes Janji Semua Dapat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 481 2460788 jangan-takut-tak-kebagian-vaksin-covid-19-kemenkes-janji-semua-dapat-lOpZEbzeny.jpg Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Rawpixel/Freepik)

TARGET sasaran vaksinasi covid-19 hingga saat ini mencapai 208.265.720 orang dan diharapkan dapat rampung akhir 2021. Dari total tersebut, per 24 Agustus 2021, sudah 58.712.105 orang menerima dosis pertama dan 32.799.216 penerima dosis kedua vaksin covid-19.

Masih jauh dari target memang, tapi pemerintah terus berupaya mengejarnya agar Indonesia bisa segera terbebas dari pandemi covid-19. Salah satunya memastikan stok vaksin tetap tercukupi.

Baca juga: Viral Bakso Nyata, Bergizi Tinggi dengan Udang dan Telur Puyuh 

Namun, sejumlah masyarakat merasa waswas tidak kebagian vaksin covid-19, mengingat ketersediaan yang sangat terbatas. Kekhawatiran ini ditangkap oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dan menyikapi hal itu. Dia memastikan semua sasaran pasti mendapatkan vaksin covid-19.

"Masyarakat tidak perlu takut vaksin habis. Kami pastikan seluruh sasaran vaksinasi mulai dari 12 tahun hingga lansia pasti mendapatkan vaksin covid-19," terang Siti Nadia dalam diskusi virtual, belum lama ini.

Vaksinasi covid-19. (Foto: Okezone)

Ia menerangkan, sampai saat ini Indonesia sudah menerima sekira 130 juta dosis vaksin covid-19. Kedatangan vaksin secara bertahap tentu diharapkan dapat diimbangi oleh kepatuhan disiplin protokol kesehatan.

Baca juga: Membandingkan Harga PCR Indonesia dengan Negara Asean: Thailand Rp1,3 Juta, Singapura Rp1,5 Juta 

Maksudnya, selama menunggu jatah vaksin, Siti Nadia mengharapkan masyarakat tetap patuh menggunakan masker saat di luar rumah, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.

"Sambil menunggu vaksin tiba, kami berharap agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan mengurangi mobilitas," sarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Nadia tidak henti-hentinya menyarankan agar masyarakat tidak pilah-pilih merek vaksin covid-19. Sebab, ini justru akan memperpanjang antrean dan menjadi kendala tercapainya kekebalan komunal (herd immunity).

Baca juga: Viral Kisah Dhea Regista Gold Digger asal Jogja, Buat Netizen Gondok 

"Kami jamin vaksin covid-19 yang masuk Indonesia itu sudah sesuai standar dan telah teruji klinis. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun sudah membuktikannya," terang dia.

"Tidak pernah saya menemukan publikasi yang mengatakan vaksin A lebih baik dari B. Karena itu, jangan pilih-pilih vaksin covid-19, semua bagus dan diperlukan di situasi pandemi seperti ini. Dengan menerima vaksin, Anda tak hanya melindungi diri sendiri, tapi orang sekitar karena tidak jadi sumber penularan virus," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini