Ridwan Kamil Berharap Jumlah Vaksin Covid-19 untuk Jawa Barat Ditambah

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 481 2460848 ridwan-kamil-berharap-jumlah-vaksin-covid-19-untuk-jawa-barat-ditambah-aUbbFF6yal.jpeg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Muhammad Sukardi/Okezone)

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil berharap wilayhnya mendapat jumlah vaksin covid-19 lebih banyak dari yang sudah diberikan. Pasalnya, penduduk Jawa Barat sangat banyak dan dosis vaksin yang didapat belum imbang.

"Vaksinasi Jabar harus selesai di Desember 2021, dan yang harus disuntik itu 37 juta orang. Jadi, dosis yang diperlukan sekitar 75 juta, sehingga per bulan butuh 15 juta dosis," ungkap Ridwan Kamil di hadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Baca juga: BPOM Izinkan Vaksin Sputnik-V Rusia Dipakai di Indonesia 

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil juga melaporkan kabar terkini penanganan pandemi covid-19 di Jawa Barat yang ternyata sudah jauh lebih baik. Ia pun membagikan data mengenai program vaksinasi yang berjalan sangat baik.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Kemenparekraf)

"Kami sudah terbebas dari masa kedaruratan dengan BOR di angka 24 persen, padahal bulan lalu 91 persen. Jabar menjadi wilayah di Indonesia dengan penyuntikan vaksin covid-19 tertinggi setiap harinya dengan lebih dari 200 ribu dosis per hari," paparnya.

"Tapi karena penduduknya banyak, dosis 200 ribu per hari itu sangat kurang, sehingga per 28 Agustus 2021, kami akan naikkan jumlah dosisnya menjadi 420 ribu dosis per hari, dan ini menjadi rekor terbesar se-ASEAN. Mohon doanya," sambung Ridwan Kamil.

Baca juga: Ayah Bunda, Ini 5 Makanan yang Bisa Membuat Anak Tumbuh Tinggi 

Target tersebut, lanjut dia, bisa tercapai asal jatah vaksin covid-19 bisa tercukupi dari pemerintah pusat dan makin banyak sentra vaksinasi hasil kolaborasi.

"Di level pemerintah pusat tolong saling diingatkan bahwa penduduk Jabar 50 juta, suplai 15 juta dosis per bulan harus lancar. Biarkan urusan teknis, suntik menyuntiknya, dan bagaimananya, jadi urusan di bawah," papar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menambahkan, sampai sekarang jatah vaksin covid-19 untuk Jabar baru 13 juta per bulan. "Jumlahnya malah lebih banyak DKI Jakarta (jatah vaksinnya), padahal penduduk kami 5 kali lipatnya. Jadi, itulah permohonan kami," ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno pun menjamin bahwa permintaan Jabar untuk 15 juta dosis vaksin covid-19 per bulan bisa direalisasikan. "Kami akan amankan 15 juta dosis vaksin covid-19 per bulan untuk Jawa Barat," katanya.

Baca juga: Jangan Takut Tak Kebagian Vaksin Covid-19, Kemenkes Janji Semua Dapat 

Vaksinasi covid-19. (Foto: Kemenparekraf)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini