Menkes: Indonesia Peringkat 6 Dunia Jumlah Orang yang Sudah Divaksin

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 481 2460933 menkes-indonesia-peringkat-6-dunia-jumlah-orang-yang-sudah-divaksin-CRowciGg2R.png Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa program vaksinasi covid-19 di Tanah Air masih belum berjalan sempurna. Meski demikian, Indonesia mengukir prestasi dengan menduduki peringkat 6 dunia dalam hal jumlah orang yang telah divaksin.

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR yang disiarkan kanal YouTube DPR RI, Rabu (25/8/2021), Menkes Budi menjelaskan saat ini sudah sebanyak 59 juta orang di Indonesia disuntik vaksin covid-19. Tentunya pencapaian tersebut berhasil membuat Indonesia bersaing dengan sejumlah negara berkembang yang memiliki cakupan vaksinasi tinggi saat ini.

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun Drastis, Menkes: Tetap Waspada Virus Ini Sulit Ditebak Perilakunya 

Vaksinasi covid-19. (Foto: Okezone)

"Berdasarkan data dua hari lalu, sebanyak 59 juta orang sudah mendapatkan akses vaksinasi. Hasil tersebut membuat Indonesia berada pada peringkat ke-6 di bawah China, India, Amerika Serikat, Brasil, dan Jepang. Sementara dari jumlah suntikan (dosis) yang diberikan, Indonesia berada di posisi ke-7 dunia di bawah China, India, Amerika Serikat, Brasil, Jepang, dan Jerman," terang Menkes Budi.

Berdasarkan data hingga Rabu pagi ini, Menkes Budi telah melihat angka penyuntikan di Indonesia sudah melebihi 92 juta dosis. Terkait laju vaksinasi di Tanah Air, sebagaimana diketahui pemerintah telah memulai vaksinasi covid-19 pada 13 Januari 2021. Indonesia sukses menembus 50 juta suntikan pertama pada 8 Juli.

Baca juga: Update Vaksinasi, Menkes Sebut 91 Juta Dosis Sudah Disuntikkan 

"Jadi ada sekira 26 minggu. Sekarang kita berusaha menembus angka 50 juta kedua menjadi 100 juta suntikan pada akhir Agustus 2021. Sehingga, target kami pada akhir 2021 bisa mencapai penyuntikan vaksinasi di angka 300 jutaan. Alhasil, angka 400 juta sudah ditambah target anak-anak usia 12–17 tahun bisa kita selesaikan di akhir Januari atau Februari 2022," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini