Menkes : Varian Delta Bikin Efikasi Vaksin Berbasis mRNA Turun Drastis

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 481 2461098 menkes-varian-delta-bikin-efikasi-vaksin-berbasis-mrna-turun-drastis-b4Vv6XB6MV.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

MENTERI Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa situasi Covid-19 sudah jauh lebih baik ketimbang dengan beberapa pekan sebelumnya. Jumlah kasus positif harian Covid-19 turun dari angka 570 ribu menjadi 290 ribu per hari. Meski demikian, dalam rapat kerja komisi IX DPR di channel YouTube DPR, Rabu (25/08/2021), Menkes Budi mengungkapkan suatu fenomena unik yang terjadi pada saat ini.

Menkes Budi mengatakan bahwa saat ini ada beberapa negara di dunia yang cakupan vaksinasinya cukup tinggi, justru malah mengalami kenaikan kasus harian. Salah satunya adalah Amerika Serikat dengan cakupan dosis keduanya sebesar 51% tapi masih menyentuh 200 ribu kasus konfirmasi positif per harinya.

Vaksin Covid-19

Selain itu Israel juga mengalami kenaikan kasus yang cukup tinggi yang 80% sudah hampir mendekati puncak kasus sebelumnya. Padahal cakupan vaksinasi kedua Israel sudah mencapai 62 persen. Bahkan baik dari AS dan Israel jumlah orang yang masuk ke rumah sakit, maupun meninggal dunia juga terus bertambah.

“Hal menarik juga terjadi di Inggris di mana ada kenaikan yang cukup tinggi. Perbedaan Inggris dari Amerika Serikat dan Israel adalah Inggris lebih landai dalam hal perawatan dan juga kematian. Perbedaan dari 3 negara ini adalah Amerika serikat dan Israel besar dalam komposisi vaksinasi mRna, sedangkan di Inggris lebih besar komposisi vaksin AstraZeneca,” kata Menkes Budi.

Baca Juga : Vaksin Pfizer Harus Disimpan di Suhu yang Sangat Dingin

Sebagaimana diketahui baik AS dan Israel lebih banyak menggunakan vaksin buatan Pfizer dan Moderna. Keduanya merupakan vaksin yang berbasis messenger RNA (mRNA). Vaksin jenis ini akan mengajari sel tubuh manusia cara membuat protein yang memicu respons imun. Respon imun yang menghasilkan antibodi itulah yang bisa melindungi seseorang dari infeksi jika virus yang sebenarnya masuk ke dalam tubuh.

“Beberapa hasil riset yang kami perhatikan memang menyebutkan bahwa efikasi vaksin terhadap varian Delta memang terjadi penurunan yang sangat drastis terhadap vaksin-vaksin yang berbasis mRNA,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini