Aturan Dasar Jika Tak Ingin Alami Cyber Bullying: Berpikir Dulu Sebelum Bertindak

Antara, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 612 2460723 aturan-dasar-jika-tak-ingin-alami-cyber-bullying-berpikir-dulu-sebelum-bertindak-EPnXjZiY9o.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI memang membuat penggunaan internet semakin masif, lantaran semua pertemuan yang mengharuskan tatap muka dilakukan secara online. Dunia maya memang memudahkan kita untuk terkoneksi satu sama lain.

Meski begitu, dunia maya juga menjadi tempat yang penuh dengan hal negatif, salah satunya adalah cyber bullying. Apalagi jika Anda gemar bersosial media, tentu saja banyak menemukan atau mungkin mengalami cyber bullying.

Psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan intensitas penggunaan smartphone dan internet, terutama untuk keperluan bermedia sosial yang tinggi di zaman sekarang tak luput dari risiko yang tinggi pula terhadap cyber bullying atau perundungan di dunia maya.

"Meski berguna untuk melakukan kegiatan sehari-hari, penggunaan smartphone juga berisiko tinggi terhadap perundungan online. Ini karena masih banyak yang belum teredukasi dengan baik dalam hal penggunaannya," kata Kasandra.

Bully

Kasandra kemudian mengungkapkan tindakan preventif yang dapat dihindari dilakukan untuk menghindari perundungan di dunia maya, salah satunya dengan menerapkan pola berpikir sebelum bertindak. "Berpikir terlebih dahulu sebelum membuat tindakan secara online, seperti halnya saat akan membuat unggahan," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan teori pilihan, sumber dari masalah atas perilaku individu adalah pilihan individu itu sendiri. Perilaku tersebut mencakup unsur perbuatan, pemikiran, perasaan, dan fisiologi yang disebut total behavior yang berada di bawah kendali individu.

"Sehingga pola berpikir terlebih dahulu sebelum membuat tindakan di dunia maya akan menjadi tindakan preventif terhadap perundungan online, mengacu pada total behavior yang dapat membuat individu bertindak di bawah kendali diri," tuturnya.

Kemudian, Kasandra juga mengatakan bahwa tindakan lain yang harus dilakukan adalah melaporkan perundungan online kepada pihak berwajib. Setelah membuat laporan, ambil langkah-langkah yang tepat untuk memblokir orang atau akun yang melakukan perundungan online tersebut.

Menurut Kasandra, tindakan tersebut juga membuat individu dapat belajar menjadi pengamat yang baik dan berpotensi untuk memutuskan rantai perundungan di dunia maya.

"Jika individu telah mengetahui dan mengamati perundungan online yang terjadi atas dirinya atau orang lain, dia akan berpotensi lebih baik dalam menahan diri untuk tidak berpartisipasi dalam perundungan online," kata Kasandra.

"Dia juga akan mencari cara untuk mendukung orang yang menjadi sasaran kejahatan itu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini